Berita Denpasar
Sampah Bisa Jadi Emas, Simak Kerjasam Pemkot Denpasar dan OJK Ini Untuk Edukasi Masyarakat!
Di mana kerjasama Pemkot Denpasar dengan OJK, berkaitan dengan program nabung sampah atau nabung emas melalui Pegadaian.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Masalah sampah tak pernah selesai di Kota Denpasar.
Untuk mengurusi sampah tersebut, Pemkot Denpasar pun sampai mengajak Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Di mana kerjasama Pemkot Denpasar dengan OJK, berkaitan dengan program nabung sampah atau nabung emas melalui Pegadaian.
Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara pun sudah membahas hal ini dengan Kepala Otoritas Jasa Keuangan Regional 8 Bali Nusra, Giri Tribroto.
Baca juga: Sampah Meluber di Beberapa TPS di Denpasar Gara-gara Alat Berat di TPA Suwung Rusak
Baca juga: Peringati Hari Sampah Sedunia, Wamen LHK Targetkan 2030 Tak Gunakan TPA Lagi

Dalam pertemuan tersebut, Jaya Negara menyampaikan untuk mengatasi permasalahan sampah di Denpasar, salah satunya melalui pengolahan sampah berbasis sumber.
Untuk mewujudkan hal tersebut, kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan untuk melakukan pemilahan sampah dari rumah.
Di mana masyarakat harus memiliki pemahaman, jika sampah memiliki nilai ekonomi.
“Kesadaran masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah harus diberikan motivasi.
Salah satunya dengan memberikan pemahaman, bahwa sampah memiliki value atau nilai ekonomi dengan menukarkannya ke bank sampah,” kata Jaya Negara.
Untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, Pemkot Denpasar pun akan menggandeng OJK untuk kegiatan nabung sampah atau nabung emas melalui Pegadaian.

Hasil sampah yang ditukarkan dapat menjadi tabungan atau emas.
Program ini akan membantu pengolahan sampah di TPS3R dan 3 TPST yang dimiliki kota Denpasar.
Terkait hal tersebut, Giri Tribroto menyampaikan permasalahan sampah memang harus diatasi dari hulu untuk mengurangi beban pengolahan di hilir atau TPA.
“Dengan adanya program nabung sampah atau nabung emas, kesadaran masyarakat akan nilai dari sampah akan meningkat, sehingga volume sampah di TPA akan menurun,” katanya.
Lebih lanjut disampaikan, kerjasama ini akan memberikan dampak baik kepada masyarakat terutama dalam pelestarian lingkungan dan inklusi keuangan. (*)
Kembangkan Kampung Kuliner Serangan Bali, Dispar Denpasar Tengah Jajaki CSR |
![]() |
---|
Perizinan Nuanu di Pantai Nyanyi Tabanan Disebut Belum Lengkap, Ini Hasil Sidak DPRD Bali |
![]() |
---|
Dilaporkan Warga karena Bising, Pengunjung malah Viralkan Polisi Saat Datangi Kafe di Denpasar |
![]() |
---|
Ringankan Beban Umat, PHDI Denpasar Bali Akan Gelar Upacara Menek Kelih hingga Metatah Massal |
![]() |
---|
4 Mantan Karyawan Berkomplot Lakukan Aksi Pencurian di Denpasar Bali, Gasak 6 Karton Vitamin Rambut |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.