Berita Buleleng
Anggaran Pemilukada di Buleleng Butuh Rp66 Miliar
Anggaran yang dibutuhkan untuk Pemilukada 2024 di Buleleng mencapai Rp66 Miliar lebih.
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Anggaran yang dibutuhkan untuk Pemilukada 2024 di Buleleng mencapai Rp66 Miliar lebih.
Dengan rincian kebutuhan untuk KPU Buleleng Rp56 Miliar lebih, dan Bawaslu Buleleng sebesar Rp10 Miliar lebih.
Dana tersebut pun akan segera diberikan oleh Pemkab Buleleng dalam bentuk hibah, secara bertahap alias dicicil.
Baca juga: Demer Desak Pembangunan Bandara di Buleleng
Pj Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana mengatakan kebutuhan anggaran tersebut sudah disiapkan pihaknya melalui APBD. Dimana sesuai dengan Surat Mendagri, pada Mei 2023 ini setidaknya pihaknya sudah menyalurkan sebesar 40 persen.
Sementara sisanya dapat diberikan pada awal 2024 mendatang.
"Anggarannya sudah aman. Karena dari awal ABPD sudah kami rancang dengan konstruktif. APBD yang sehat. katanya Rabu (8/3).
Baca juga: Tabrak Truk dari Belakang, Satu Orang Tewas Tergencet Dalam Kecelakaan Lalu Lintas di Buleleng Bali
Ditambahkan Lihadnyana, Pemkab memang wajib memfasilitasi Pemilukada, agar berjalan dengan lancar, termasuk dengan penyediaan anggaran yang dibutuhkan.
"Ini menjadi salah satu bentuk tanggung jawab terhadap pembangunan di Buleleng. Harapannya juga tingkat partisipasi masyarakat dalam memilih calon kepala daerahnya juga bisa meningkat," jelasnya.
Sementara Ketua KPU Buleleng, Komang Dudhi Udiyana mengatakan anggaran Rp56 Miliar tersebut paling banyak digunakan untuk biaya kebutuhan logistik dan sosialisasi.
Baca juga: Sepi Pembeli, Pedagang Pasar Anyar Buleleng Mengeluh Banyak Buah Membusuk
Di mana dari hasil perhitungan yang dilakukan oleh pihaknya, biaya logistik mulai dari pengadaan hingga proses pendistribusian membutuhkan anggaran sebesar Rp3,1 Miliar lebih.
Sementara sosialisasi membutuhkan anggaran Rp5,9 Miliar.
Namun dari hasil rapat bersama Pemkab Buleleng kata Dudhi pihaknya diminta untuk melakukan revisi, atau mengurangi kebutuhan anggaran sebesar Rp6,9 Miliar.
Baca juga: Bau Kotoran Babi Dikeluhkan Warga di Buleleng, Simak Beritanya
Sebab kebutuhan anggaran yang dilaporkan mencapai Rp 56 Miliar tersebut termasuk untuk antisipasi Covid-19 kembali merebak.
"Dana Rp 6,9 Miliar itu dibutuhkan untuk membeli APD dan semua kegiatan dalam penanggulangan Covid-19. Kami akan segera melakukan revisi, namun dengan catatan kami minta Pemkab untuk mendukung apabila saat Pemilukada nanti Covid kembali merebak. Pemkab sudah menyanggupi," terangnya. (*)
Berita lainnya di Berita Buleleng
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.