Berita Bangli
Rutan dan Lapas Kelas IIB Bangli Disidak Tim Gabungan
Rumah tahanan (Rutan) Kelas IIB Bangli melakukan inspeksi mendadak (Sidak), di kamar para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Rumah tahanan (Rutan) Kelas IIB Bangli melakukan inspeksi mendadak (Sidak), di kamar para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Dalam sidak tersebut petugas mengamankan sejumlah barang, mulai dari korek api hingga botol kaca.
Sidak tersebut melibatkan aparat penegak hukum, mulai dari anggota Polres Bangli hingga Kodim 1626/Bangli.
Kepala Rutan Kelas IIB Bangli, I Wayan Agus Miarda mengungkapkan, sidak dilakukan dalam rangka menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-59, dengan mengusung tema 'Pemasyarakatan Bersih-Bersih'.
Tujuannya untuk mewujudkan stabilitas keamanan dan ketertiban di rutan.
Sidak di rutan yang berlokasi di Lingkungan Bebalang, Bangli ini dimulai pukul 08.00 wita hingga 09.30 wita.
Saat dimulainya sidak, mula-mula WBP diminta untuk keluar kamar untuk kemudian digeledah tubuhnya.
Sementara petugas lain memeriksa kamar WBP.
"Semua wisma kita lakukan penggeledahan. Termasuk juga di blok wanita," ujar dia
Mengenai hasil sidak, Agus Miarda mengatakan secara umum tidak ditemukan barang-barang yang tidak boleh berada di dalam rutan.
Seperti benda tajam, narkoba, handphone dan sebagainya.
"Walau demikian kami tetap menyita beberapa barang yang memiliki potensi untuk dijadikan senjata. Misalnya seperti korek api, hanger, hingga botol kaca," jelas dia.
Diungkapkan pula, kegiatan penggeledahan rutin dilaksanakan di internal petugas Rutan dengan melibatkan kepolisian dan TNI.
"Penggeledahan bisa seminggu sekali, bisa dua kali. Hari dan waktunya tidak menentu. Bisa pagi, siang, bahkan malam hari," sebutnya.
Kegiatan serupa juga dilakukan di Lapas Narkotika (Lapastik) Kelas IIA Bangli. Pelaksana Harian Kalapas, Nurul Huda mengungkapkan sidak diawali dengan apel persiapan dan pengarahan.

Selanjutnya, tim yang beranggotakan pegawai lapas, Polri dan TNI dibagi menjadi 5 kelompok dan langsung menuju ke wisma hunian untuk melaksanakan penggeledahan badan, serta kamar hunian WBP.
"Hasil penggeledahan kali ini ditemukan tali, baterai, bola tennis, dan tempat minum. Kegiatan ini dilaksanakan dengan aman dan tertib," tandasnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.