Pemilu 2024

Lawan Incumbent dengan Modal Sekolah Alam, NasDem Tarungkan Ni Wayan Sukadani di Selemadeg Raya

Selain menurunkan para politikus untuk bertarung sebagai calon legislatif, NasDem juga menggandeng new comer yang punya modal politik cukup besar.

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Istimewa
Satu di antara new comer yang ditarungkan adalah Ni Wayan Sukadani. Dia akan maju dalam Pileg 2024 mendatang untuk berebut kursi DPRD Tabanan dari Dapil II wilayah Selemadeg Raya (Selamdeg, Selemadeg Timur, Selemadeg Barat dan Pupuan). 

TRIBUN-BALI.COM - NasDem Tabanan benar-benar mempersiapkan diri, untuk mengoleksi kursi legislatif lebih banyak di Pemilu 2024 mendatang.

Selain menurunkan para politikus untuk bertarung sebagai calon legislatif, NasDem juga menggandeng new comer yang punya modal politik cukup besar.

Satu di antara new comer yang ditarungkan adalah Ni Wayan Sukadani.

Dia akan maju dalam Pemilu 2024, mendatang untuk berebut kursi DPRD Tabanan dari Dapil II wilayah Selemadeg Raya (Selamdeg, Selemadeg Timur, Selemadeg Barat dan Pupuan).

Sukadani diajak bertarung, karena dinilai punya modal sosial politik yang cukup di bidang pendidikan.

Meskipun, tidak punya gen politik dari keluarganya. Sukadani lebih bermodal pada dedikasinya untuk pendidikan di wilayahnya.

Baca juga: Ajudan Irjen Helmy Tewas Dengan Luka Tembak di Dada, di Mobil Dinas Terpakir Hidup Selama Dua Hari

Baca juga: Kecelakaan Tunggal, Bayi 11 Bulan Pingsan Usai Mobil Tabrak Warung di Banjar Sasih Batubulan

Satu di antara new comer yang ditarungkan adalah Ni Wayan Sukadani. Dia akan maju dalam Pileg 2024 mendatang untuk berebut kursi DPRD Tabanan dari Dapil II wilayah Selemadeg Raya (Selamdeg, Selemadeg Timur, Selemadeg Barat dan Pupuan).
Satu di antara new comer yang ditarungkan adalah Ni Wayan Sukadani. Dia akan maju dalam Pileg 2024 mendatang untuk berebut kursi DPRD Tabanan dari Dapil II wilayah Selemadeg Raya (Selamdeg, Selemadeg Timur, Selemadeg Barat dan Pupuan). (Istimewa)

Dia mendirikan sekolah alam, yakni mengajar secara gratis ke anak-anak di Desa Bantas.

Hal itu kemudian direspons positif oleh pimpinan NasDem Tabanan, yang mendorongnya untuk berjuang di DPRD guna lebih mengefektifkan cita-cita besarnya.

“Saya tidak pernah terpikir. Semua diawali ketika 2019 waktu awal pandemi Covid 2019 lalu. Ketika saya dan suami berhenti dari dunia pariwistwa (kapal pesiar). Kemudian mengajar anak-anak. Semacam sekolah alam yang kami buat,” ucapnya, Jumat pekan lalu di rumahnya Banjar Dinas Gelogor, Desa Bantas, Selemadeg Timur.

Sukadani mengaku, pada masa pandemi Covid dirinya fokus pada wilayah sosial dan pendidikan.

Dirinya mendirikan sekolah alam secara gratis di rumahnya. Dirinya memfasilitasi anak-anak untuk berkreasi.

Mengajak anak-anak di sekitar rumahnya, bermain, memungut sampah di sekitaran, mesatua Bali, mengolah tipat dan juga pembelajaran Bahasa Inggris.

Semua dilakukan dengan pembiayaan sendiri, suami dengan teman-teman yang sukarela membantu.

“Kegiatan itu berjalan dengan baik. Anak-anak sangat antusias. Namun, saat ini masih terhenti karena persoalan biaya. Tapi akan saya hidupkan lagi bulan depan,” ungkapnya.

Sukadani mengaku, anak-anak mulai belajar pada pertengahan 2021 di rumahnya.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved