Pemilu 2024

Lawan Incumbent dengan Modal Sekolah Alam, NasDem Tarungkan Ni Wayan Sukadani di Selemadeg Raya

Selain menurunkan para politikus untuk bertarung sebagai calon legislatif, NasDem juga menggandeng new comer yang punya modal politik cukup besar.

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Istimewa
Satu di antara new comer yang ditarungkan adalah Ni Wayan Sukadani. Dia akan maju dalam Pileg 2024 mendatang untuk berebut kursi DPRD Tabanan dari Dapil II wilayah Selemadeg Raya (Selamdeg, Selemadeg Timur, Selemadeg Barat dan Pupuan). 

Menurut dia, ide-ide pendidikan dan persoalan perempuan dari dapur itulah yang kemudian menjadi alasan NasDem merekrutnya.

Dan dirinya mengetahui banyak kader perempuan di NasDem yang terjun memperjuangkan itu. Dengana alasan itu, ditambah lagi, ia meyakini bahwa perempuan tidak boleh sampai anti dengan politik. Politik itu dimulai dari urusan dapur, dimana merupakan strategi mengurangi pengeluaran atau efektivitas penggunaan penghasilan.

“Perempuan itulah yang lebih tahu detail, tentang ekonomi pendidikan kesehatan dan suka duka di rumah. Ini yang ingin saya perjuangkan,” pungkasnya. (ang)

Satu di antara new comer yang ditarungkan adalah Ni Wayan Sukadani. Dia akan maju dalam Pileg 2024 mendatang untuk berebut kursi DPRD Tabanan dari Dapil II wilayah Selemadeg Raya (Selamdeg, Selemadeg Timur, Selemadeg Barat dan Pupuan).
Satu di antara new comer yang ditarungkan adalah Ni Wayan Sukadani. Dia akan maju dalam Pileg 2024 mendatang untuk berebut kursi DPRD Tabanan dari Dapil II wilayah Selemadeg Raya (Selamdeg, Selemadeg Timur, Selemadeg Barat dan Pupuan). (Istimewa)


Basic Perawat, Pernah Aktif di Relawan PDIP

Darah politik tidak mengalir dalam diri Ni Wayan Sukadani. Dia sebenarnya memiliki basic sebagai perawat. Dulunya, dia lulus di akademi perawat di Denpasar. Setelah tamat, bekerja sebagai perawat di klinik hotel.

Dan berpindah-pindah hotel tempatnya bekerja. Kemudian, terakhir bekerja di salah satu hotel bintang empat di Sanur, Denpasar. Dia bekerja sebagai general affair koordinator pada 2002, dan mengundurkan diri karena melahirkan hingga berhenti dan pulang kampung.

Pada 2008, Sukadani kembali lagi bekerja di insurance. Itu dijalaninya selama beberapa tahun, hingga 2019 pulang lagi, dan menjadi relawan PDIP. Pada 2019, dirinya aktif di kegiatan sosial. Dan pada 2021 membuat sekolah alam untuk membantu warga sekitarnya. Kegiatan sosialnya dirasa belum maksimal. Sehingga dia meng-iyakan ketika NasDem memfasilitasinya untuk meraih hasil lebih maksimal dengan menjadi anggota Dewan.


“Karena belum maksimal sehingga saya ingin lebih. Dan itu bisa dilakukan dengan jalur politik. Jadi itu yang membuat saya tergerak. Banyak sekali keluhan dan aspirasi yang bisa saya kerjakan untuk masyarakat,” bebernya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved