Berita Bangli
Putu Eka Olah Ikan Predator Tak Berharga Jadi Lezat Renyah dan Bernilai Ekonomis di Kintamani Bali
Pasalnya ikan ini tidak tahan lama di udara terbuka. Di samping itu ikan red devil memiliki banyak duri dan siripnya tajam.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Mer
Putu Eka saat menunjukkan hasil olahan red devil crispy. Jumat (9/6/2023). Diketahui red devil merupakan jenis ikan predator yang kerap dianggap hama oleh pembudidaya ikan di danau Batur.
Alasan pihaknya belum bisa memasarkan secara luas, disebabkan izin industri rumah tangga yang masih berproses. Ini juga yang menjadi alasan jumlah produksi yang dihasilkan masih terbatas.
"Kalau izinnya sudah keluar, tentu produksinya akan ditambah. Karena populasi ikan red devil di danau Batur tergolong banyak.
Selain itu izin ini menjadi akses untuk mengikuti pameran-pameran di luar Bali. Untuk sekarang pamerannya masih di sekitar Bali, seperti kemarin saat pameran di Provinsi," tandasnya. (*)
Berita Terkait
Berita Terkait: #Berita Bangli
PASCA Melahirkan Bayi Kembar 4, Kondisi Widayani Membaik, Masih Jalani Perawatan di RS BMC |
![]() |
---|
KESAKSIAN Ibu Muda Asal Bangli yang Lahirkan Bayi Kembar 4, Ni Komang Widayani: Rejeki Tuhan |
![]() |
---|
Kisah Ibu Bayi Kembar Empat di Bangli Bali, Tidak Direncanakan, BB Naik 10 Kg dan Perut Terasa Berat |
![]() |
---|
Widayani Lahirkan Bayi Kembar 4 di RS BMC Bangli Bali, Wahyuni: Persalinannya Section |
![]() |
---|
BAYI Kembar 4 di Bali, Widayani Lahirkan Anaknya di RS BMC Bangli, Dikira Awalnya Kembar 2 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.