Pendidikan
Dewan Soroti Kekurangan Tenaga Pengajar di Karangasem, Simak Ulasannya Berikut Ini
Wakil Ketua 1 DPRD Karangasem, I Nengah Sumardi, mengungkapkan, kekurangan harus segera ditindaklanjuti.
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Ganendra
Ilustrasi guru - DPRD Karangasem meminta Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem, untuk segera mengoreksi terkait kekurangan tenaga pengajar (guru).
Mengingat Karangasem kekurangan tenaga pengajar, hampir mencapai 1.293 orang. Meliputi SD hingga SMP.
Wakil Ketua 1 DPRD Karangasem, I Nengah Sumardi, mengungkapkan, kekurangan harus segera ditindaklanjuti.
Mengingat guru menjadi skala prioritas, untuk meningkatkan sumber daya manusianya.
Seandainya dibiarkan, khawatir SDM Karangasem lemah. Minimal pemda angkat tenaga kontrak.
Harapannya agar universitas mengizinkan mahasiswanya PKL 6 bulan di Karangasem, serta mengajar.
Apalagi di tahun 2023 guru yang akan pensiun mencapai sekitar 234 orang dan 46 kepala sekolah.
Mantan Kabag Ekonomi Karangasem, mengatakan, kurangnya tenaga pengajar menjadi masalah untuk Karangasem.
Tahun 2022 dan 2024 Pemkab Karangasem tidak melaksanakan rekrutment calon PNS. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Dewan-Kritik-Mutasi-Guru-di-Karangasem.jpg)