Penemuan Benda Sakral di Petitenget

Polisi Dalami Pembuang Benda Sakral di Loloan Petitenget, Badung, Diperkirakan Dibuang 3 Hari Lalu

Sampai saat ini aparat kepolisian Polsek Kuta Utara masih melakukan penyelidikan terkait penemuan beberapa benda sakral di Loloan Petitenget, Badung,

Istimewa
Benda sakral yang ditemukan di Loloan Petitenget, Kerobokan, Kuta Utara Badung pada Kamis 22 Juni 2023. Saat ini pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan terkait kasus ini. 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Sampai saat ini aparat kepolisian Polsek Kuta Utara masih melakukan penyelidikan terkait penemuan beberapa benda sakral di Loloan Petitenget, Badung, Bali.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ada di wilayah Petitenget yang kehilangan benda sakral tersebut.


Selain itu diduga benda sakral sudah dibuang beberapa hari yang lalu. Bahkan diperkirakan sengaja dibuang karena ditemukan di bawah loloan.

Baca juga: Mangkuk Berdengung di Akar Pohon Sakral Tabanan, Sempat Terdengar Suara Ayam Berkokok Gaib


Kasi Humas Polres Badung Iptu Ketut Sudana mengatakan berkaitan dengan penemuan barang barang dimaksud ada kemungkinan barang barang tersebut sengaja dibuang oleh pemiliknya karena lokasi penemuan berada di aliran sungai yang aliran airnya menuju laut. 


"Kalau memang sengaja dibuang pemiliknya diprediksi sebagai upaya membuang sial yang sebelumnya mungkin barang-barang tersebut dalam penguasaannya," jelasnya sembari mengatakan namun saat ini kami masih lidik.

Baca juga: Pemuda Klingkung Ubud Buat Ogoh-Ogoh Berbahan Ilalang, Agus Eri: Ramah Lingkungan dan Sakral


Diakui setelah penemuan benda sakral tersebut, jajaran reskrim pun langsung melakukan penyelidikan di seputaran Pura Petitenget.

Dari hasil penyelidikan didapatkan informasi dari Jero mangku Sutanaya bahwa Pura Petitenget tidak ada merasa kehilangan barang.


"Di pura Petitenget juga tidak ada barang-barang seperti yang ditemukan. Ini yang menjadi pertanyaan apakah ini hasil curian atau pemilik sengaja membuang, kan banyak seperti dukun mempunyai barang seperti ini," bebernya.

Baca juga: Pintu Gedong Terbuka Dikira Tertiup Angin, Benda Sakral Pura Dalem Desa Adat Antosari Tabanan Dicuri


 
Kendati demikian, pihaknya mengaku akan tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Hal itu dilakukan untuk memastikan apakah barang tersebut barang milik seseorang yang sengaja dibuang atau merupakan barang hasil curian yang sengaja dibuang.


"Kita belum ketahui apa ini barang curian atau tidak. Nanti tunggu perkembangannya dari hasil penyelidikan," imbuhnya.

Baca juga: Koster Sebut Masyarakat Bali Terlalu Toleran Terkait Kebudayaan: Sakral ya Sakral, Jangan Diobral


Seperti diketahui, beberapa barang sakral seperti patung, keris dan yang lain ditemukan pegawai restoran Laluciola di loloan sebelah pura Petitenget, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Badung pada Kamis 22 Juni 2023 kemarin.

Belum diketahui pelaku pembuang barang yang diletakkan di dalam karung putih tersebut.

Namun diketahui jumlahnya cukup banyak seperti 10 buah Keris besar dan 1 buah keris kecil, 7 buah patung terbuat dari kayu, 3 patung perunggu, satu patung terbuat dadi batu. (*)

 

 

Berita lainnya di Berita Badung

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved