Berita Bangli

Dipenuhi Material Longsor, Bendung Sidembunut Kanan Bangli Ditutup Sementara!

Sejumlah subak di Kabupaten Bangli, terancam tidak mendapat suplai air. Ini disebabkan kondisi bendung, yang dipenuhi material longsor.

Istimewa/ dok Dinas PUPR Perkim Bangli
Petugas dinas PUPR Perkim Bangli ketika melakukan upaya pembersihan material longsor di bendung Sidembunut Kanan. Senin (10/7/2023). 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Sejumlah subak di Kabupaten Bangli, terancam tidak mendapat suplai air. Ini disebabkan kondisi bendung, yang dipenuhi material longsor, sehingga perlu ditutup sementara waktu.

Fungsional Teknik Bidang Irigasi Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Perkim Bangli, Ida Bagus Adnyana menyebut, timbunan longsor di lokasi bendung merupakan dampak hujan deras yang terjadi tiga hari lalu.

Di mana kondisi terparah terjadi di Bendung Sidembunut Kanan, Lingkungan Sidembunut, Kelurahan Cempaga. 

"Banyak material longsor berupa bebatuan bercampur tanah dan pepohonan. Menghindari material longsor masuk ke terowongan air, maka bendung ditutup untuk sementara waktu. Sebab apabila sampai masuk (ke terowongan) akan menyulitkan dalam proses pembersihan," ungkapnya Senin (10/7/2023).

Baca juga: Dinas Sosial Provinsi Bali Data KK Untuk Salurkan Bantuan Sosial Bencana Alam

Baca juga: 388 Siswa Lulusan SD Belum Terdaftar di SMP, Disdikpora Buleleng Akan Lakukan Penelusuran!

Petugas dinas PUPR Perkim Bangli ketika melakukan upaya pembersihan material longsor di bendung Sidembunut Kanan. Senin (10/7/2023).
Petugas dinas PUPR Perkim Bangli ketika melakukan upaya pembersihan material longsor di bendung Sidembunut Kanan. Senin (10/7/2023). (Istimewa)


Kata IB Adnyana, upaya pembersihan sudah mulai dilakukan dengan menguras hulu bendung. Diperkirakan butuh waktu dua hari untuk mengevakuasi longsor dari areal bendung.


Pria asal Banjar Brahmana Pande, Kelurahan Cempaga ini, tidak menampik ihwal penutupan sementara bendung yang berimbas pada terganggunya suplai air ke sejumlah subak.

Ini mengingat Daerah Irigasi (DI) Sidembunut Kanan menyuplai air ke subak Sidembunut, Tegalalang, dan Subak Tampe Daha. 


Ditambahkan pula, selain di bendung Sidembunut Kanan, dampak longsor juga terjadi di beberapa bendung lainnya.

Meliputi empelan Demulih, Kecamatan Susut; Daerah Irgasi Lumbuhan, Kecamatan Susut; dan Daerah Irigasi Tampuagan, Kecamatan Tembuku.

"Karena banyaknya titik yang terdampak material longsor, untuk mempercepat upaya pembersihan kami juga melibatkan krama subak," tandasnya. (*)

 


 

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved