Berita Bali
Kasus Jual Ginjal ke Kamboja, Polda Bali Backup Polda Metro Jaya Lakukan Penyelidikan!
Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, kepada awak media pada Selasa 25 Juli 2023.
Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Polda Metro Jaya terus mendalami kasus penjualan ginjal ke Kamboja.
Pasalnya, pendalaman kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO), dengan modus penjualan ginjal tersebut merembet hingga ke Pulau Dewata, Bali.
Dilansir dari Tribunnews.com, Polda Metro Jaya bahkan telah terbang ke Bali untuk melakukan penyelidikan.
Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, kepada awak media pada Selasa 25 Juli 2023.
Baca juga: Kenaikan Tarif Penyeberangan Tuai Berbagai Tanggapan, Dirasa Memberatkan Pengguna Jasa
Baca juga: Terkait Kelangkaan Gas LPG 3 Kg, SDA Badung Sebut Sempat Terjadi di Dalung dan Sempidi

"Polda Metro Jaya, penyidik yang dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, saat ini masih melakukan serangkaian kegiatan di wilayah Bali," kata Trunoyudo kepada wartawan, Selasa (25/7/2023).
Trunoyudo menjelaskan, keberangkatan penyidik ke Bali sendiri karena tempat itu menjadi pintu gerbang para korban berangkat ke Kamboja untuk mentransplantasikan ginjalnya.
"Wilayah Bali kaitannya adalah tempat pemberangkatan para korban TPPO. Pintu pemberangkatan. Tentu hasilnya nanti secara detil dari pejabat teknis atau Dirkrimum," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya sebagaimana yang dikutip dari Tribunnews.com.
Dikonfirmasi terkait adanya penyelidikan Polda Metro Jaya di Bali, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan membenarkan hal tersebut.
Bahkan, Polda Bali dikatakan telah berkoordinasi dengan penyidik Polda Metro Jaya guna.
“Sudah. Kita sudah koordinasi yang baik dengan penyidik Polda Metro,” ungkap Kabid Humas Polda Bali saat dihubungi Tribun Bali pada Rabu 26 Juli 2023.
Nantinya, Polda Bali akan mem-backup kegiatan Polda Metro Jaya selama melakukan penyelidikan di Bali.
Seperti misalnya menyediakan tempat pemeriksaan dan lain sebagainya.
“Kita full backup sesuai dengan permintaan mereka (Polda Metro Jaya), baik membantu menyediakan tempat untuk memeriksa dan seterusnya.
Tapi untuk pelaksanaan penyelidikan dan pengembangannya itu dari Polda Metro Jaya. Kita hanya bersifat mem-backup full,” jelas Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan.
Disinggung soal temuan di lapangan, mantan Kabid Humas Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) itu tak dapat berbicara banyak.
Hal tersebut lantaran penyelidikan kasus penjualan ginjal itu diinisiasi oleh Polda Metro Jaya.
“Untuk lebih lanjut, ke Polda Metro. Kalau kita yang inikan kan kurang pas ya karena penyelidikan kan dari mereka,” pungkas Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan.
(*)
MR Diamankan, 1 Pelaku Diduga Provokator Pengeroyokan Petugas Avsec Bandara Ngurah Rai Ditangkap! |
![]() |
---|
Pemerintah Pusat dan ADB Lirik Pembangunan Bandara Bali Utara, Dorong Pengembangan Infrastruktur |
![]() |
---|
DIREKTUR Mie Gacoan Tak Lagi Tersangka, Polda Bali Resmi Hentikan Kasus LMK Selmi & Mie Gacoan Bali |
![]() |
---|
NUANU Creative City Bantah Sejumlah Hasil Sidak Komisi 1 DPRD Bali, Ini Penjelasan Lengkapnya! |
![]() |
---|
Penyandang Disabilitas Capai 25.963 Orang, Dinsos P3A Bali Ajak Semua Pihak Berkolaborasi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.