Korupsi Sistem Proteksi TKI Kemnaker
Kasus Dugaan Korupsi Sistem Proteksi TKI di Kemnaker 2012, KPK Geledah Rumah di Mengwi Badung Bali
Empat penyidik KPK itu pun terlihat memeriksa berkas dan menanyakan sesuatu ke dua saksi. Sayangnya dari pihak KPK tidak memberikan keterangan resmi p
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menggeledah rumah mantan Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) Reyna Usman di Jalan Tunon, Buduk Mengwi, Badung, Bali, Kamis (7/9). Penggeledahan rumah Reyna ini terkait penyidikan kasus dugaan korupsi sistem proteksi tenaga kerja Indonesia (TKI) di Kemnaker tahun 2012.
Hasil pemantauan di lokasi, dua personel Polres Badung melakukan pengamanan penggeledahan tersebut. Ada empat penyidik KPK RI yang turun langsung untuk menggeledah rumah mewah bergaya vila tersebut. Penggeledahan dilakukan mulai dari dalam rumah. Juga ada beberapa saksi yang dimintai keterangan yakni Kelian Dinas Banjar Bernasi, Buduk dan 1 penghuni rumah yang tidak mau memberikan keterangan kepada media.
Empat penyidik KPK itu pun terlihat memeriksa berkas dan menanyakan sesuatu ke dua saksi. Sayangnya dari pihak KPK tidak memberikan keterangan resmi penyidikan yang dilakukan. Namun dari informasi yang didapat di lokasi rumah, Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bali itu tidak pernah ada di rumah. Selama ini rumah itu sepi dan dihuni oleh satu orang saja.
Pemeriksaan berlangsung satu jam lebih. Terlihat ada bukti kuitansi yang diamankan dan dimasukkan ke dalam koper yang dibawa penyidik KPK. Penunggu rumah Reyna Usman tidak mau memberikan komentar, bahkan usai penggeledahan dan diperiksa, ia langsung masuk ke dalam rumahnya.
Kelian Dinas Banjar Bernasi, Desa Buduk Bagus Murda yang juga diperiksa mengakui pihaknya mengetahui informasi itu dari Bhabinkamtibmas. Pihaknya mengaku tidak mengetahui siapa yang memiliki rumah tersebut. "Saya hanya disuruh sebagai saksi bahwa penggeledahan memang benar dilakukan oleh KPK RI," jelasnya.
Bagus Murda mengaku penghuni rumah juga tidak pernah bertemu dengan Reyna Usman. Dari pengakuan wanita yang diam di rumah itu, dirinya baru bekerja selama 3 bulan di sana. "Rumah ini rencananya akan dihuni pribadi. Namun sudah lama pemilik tidak pernah ke rumah," ucapnya.
Baca juga: Pemilik Pistol di Klungkung Terancam Seumur Hidup! Budiana Ngaku Beli Senjata Api untuk Jaga Diri
Baca juga: KORUPSI Sistem Proteksi TKI Kemnaker,Ini Bangunan Rumah Dirjen Kemnaker di Badung yang Digeledah KPK
Baca juga: Hari Pertama PJ Gubernur Sang Mahendra di Bali, Simakrama ke Puri Kauhan Ubud, Simak Obrolannya!

Diakui, rumah dengan luas 9 are itu baru dibangun. Bahkan pembangunan belum genap setahun. Ditanya mengenai apa yang diamankan penyidik KPK saat penggeledahan, Bagus Murda menyebutkan hanya satu kuitansi. "Jadi hanya satu kuitansi yang saya lihat diamankan. Jadi untuk penggeledahan kurang lebih 1 jam," imbuhnya.
Bagus Murda mengaku tidak mengetahui sejak kapan Reyna Usman diam di Bali. Mengingat tidak pernah melapor keberadaannya ke Kantor Desa Buduk.
Seperti diketahui Reyna Usman diperiksa KPK sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan sistem proteksi TKI, Senin (4/9). KPK juga sudah menetapkannya sebagai salah satu tersangka dalam kasus ini.
Dalam perkara tersebut KPK telah menetapkan tiga tersangka, yaitu dua pegawai negeri sipil dan satu orang dari swasta. Penyidik KPK pada 18 Agustus 2023 menggeledah Kantor Kementerian Ketenagakerjaan di Jakarta. Namun, KPK belum mengumumkan temuan-temuan hasil penggeledahan itu kepada publik.
Rumah itu terlihat mewah, bahkan menyerupai vila. Bangunan yang dibangun kurang lebih setahun lalu itu melihatkan hamparan sawah di depannya. Posisi rumah tepat berada di pinggir jalan raya dengan bentuk memanjang menghadap jalan. Pagar kayu menghiasi rumah mewah yang belum selesai dibangun itu.
Bagian depan terlihat belum selesai, masih berupa fondasi beton. Masuk ke dalam, pada bagian tengah terdapat bangunan dengan dua ruangan berciri khas Bali dengan pintu gebyok. Hanya saja rumah tersebut tertutup rapat.
Selanjutnya ke tengah lagi barulah terlihat bangunan bernuansa putih yang mirip seperti vila dan memiliki beberapa ruangan terpisah. Di area tengah juga terdapat ruang tamu terbuka dan dapur terbuka.
Selain itu di sebelah dapur terdapat tangga ke atas untuk menuju lantai dua. Terlihat lantai dua itu belum selesai dibangun. Desain dapurnya terbuka dan terlihat seperti dapur biasa, dengan kulkas di bawah tangga dan meja makan di sekitar dapur.
Namun rumah putih itu tertutup rapat, dan belum diketahui apa isi rumahnya. Bahkan jendelanya pun gelap sekali dan tidak terlihat pemandangan di dalam ruangan dari luar. Selain itu, di rumah itu juga terdapat satu mobil dalam kondisi tertutup terpal dan satu motor matic Yamaha Mio. Mobil yang terparkir di garasi belakang rumah itu tertutup rapat.
KPK Temukan Catatan Transaksi Transfer Sejumlah Uang di Kediaman Reyna Usman di Badung Bali |
![]() |
---|
KORUPSI Sistem Proteksi TKI Kemnaker,Ini Bangunan Rumah Dirjen Kemnaker di Badung yang Digeledah KPK |
![]() |
---|
Pihak Desa Tak Tau Mantan Dirjen Kemnaker Punya Rumah di Buduk Mengwi Badung |
![]() |
---|
BREAKING NEWS! 4 Penyidik KPK Geledah Rumah Reyna Usman di Buduk, Mengwi Badung, Bali |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.