Pilpres 2024
Peluang Mahfud MD Jadi Cawapres Ganjar Pranowo, PDIP Cermati & Puan Buka Peluang Tokoh Kalangan NU
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, mengakui nama Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.
TRIBUN-BALI.COM - Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, mengakui nama Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, masuk ke dalam kandidat bakal Cawapres untuk Ganjar Pranowo.
Hasto menyebut, PDIP dan partai koalisi pengusung Ganjar tinggal melakukan pencermatan atas nama-nama kandidat Cawapres yang muncul.
"Ya itu kan nama-nama yang sudah disuarakan oleh publik dan juga Mba Puan sudah menyebutkan nama-nama itu, sehingga saat ini tinggal pencermatan," ujar Hasto saat ditemui di Kantor DPP PDIP, Selasa (19/9).
Selain itu, Hasto menyebut, dinamika politik yang berkembang setiap harinya juga ikut menentukan Cawapres pendamping Ganjar. "Dan dinamika politik ini juga ikut mengerucutkan. Jadi dinamika politik ikut mengerucutkan bakal Cawapres yang akan mendampingi Pak Ganjar Pranowo," kata dia.
Kabar Mahfud masuk bursa Cawapres pendamping Ganjar mengemuka ketika mereka bertemu di Jakarta, Minggu (10/9) lalu. Momen pertemuan itu diunggah oleh Ganjar melalui akun Instagram-nya, @ganjar_pranowo, pada hari yang sama. Unggahan tersebut membuat publik menerka-nerka jika Mahfud akan dipinang Ganjar menjadi bakal Cawapres.
Namun demikian, Mahfud mengatakan bahwa pertemuannya dengan Ganjar tak membahas soal Cawapres. Bahkan, ia membantah adanya anggapan tawaran untuk menjadi Cawapres pendamping Ganjar.
"Enggak (tidak membahas soal Cawapres). Enggak (tidak diajak). Kita tahu bahwa keputusan itu ada di pimpinan partai dan pimpinan partai sudah punya pertimbangan-pertimbangan dan ukuran-ukuran sendiri. Oleh sebab itu, kita enggak bicara soal Capres, Cawapres," ujar Mahfud di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (11/9).
Baca juga: BALI Duduki Peringkat Ketiga Kasus Warga yang Nekat Akhiri Hidup! Ini Kata Dokter Jiwa
Baca juga: Jebolan Sarjana Hukum Ini Diganjar Bui 5,5 Tahun, Usai Kembali Terjerat Kasus Narkoba!

Selain bertemu Ganjar, Mahfud baru-baru ini juga bertemu dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Mahfud mengatakan, pertemuan tersebut juga tidak membicarakan soal Pilpres 2024. Meski demikian, Mahfud mengaku, ada sejumlah hal terkait politik yang dibahas dari pertemuan tersebut.
Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Puan Maharani menyatakan, terbuka peluang bagi tokoh Nahdlatul Ulama (NU) untuk menjadi calon wakil presiden (Cawapres) mendampingi Ganjar Pranowo.
Puan mengungkapkan, salah satu warga NU yang sudah masuk bursa Cawapres Ganjar yakni Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD.
"Mungkin (Cawapres dari warga NU), Pak Mahfud salah satunya," kata Puan di Pondok Pesantren Al Hamid, Jakarta, Senin (18/9).Puan mengatakan, selain Mahfud, bursa Cawapres pendamping Ganjar juga mengerucut ke Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, serta mantan Panglima TNI Andika Perkasa. Namun, ia menekankan bahwa bursa Cawapres Ganjar masih dapat berubah sesuai dengan perkembangan situasi politik terkini.
"Ya dengan perubahan dinamika seperti ini tentu akan ada perubahan-perubahan lagi. Nantinya kami akan segera melakukan rapat koordinasi dengaan para ketua umum juga dengan Bu Mega, terkait dengan perubahan dinamika politik yang terjadi sekarang," kata Puan.
Di samping itu, Puan mengungkapkan bahwa Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terpental dari bursa Cawapres pendamping Ganjar. Puan menyatakan, nama AHY terpental karena sikap Partai Demokrat yang memutuskan untuk bergabung ke Koalisi Indonesia Maju (KIM) mendukung Prabowo Subianto. "Tadinya kan memang muncul namanya Mas AHY namun karena Demorkat sudah memutuskan untuk pindah atau menentukan dengan Mas Prabowo ya tentu saja sepertinya tak mungkin," kata Puan.
Puan menyebutkan, Ridwan Kamil yang merupakan Wakil Ketua Umum Partai Golkar juga terpental dari bursa Cawapres pendamping Ganjar karena alasan serupa, yakni Golkar merupakan partai politik pendukung Prabowo.
Menurut Puan, mustahil apabila Ganjar menggandeng seorang kader sebuah partai politik, sedangkan partai politiknya justru menjadi pesaing. "Lagipula saya dengar Munas (Musyawarah Nasional) di Golkar tetap memutuskan bahwa calon presiden dan calon wakil presidennya adalah Mas Airlangga Hartarto. Jadi tak mungkin satu kader ada di sini tapi gerbongnya ada di tempat lain," kata dia. (tribun network).

PPP Legawa Jika Bukan Sandiaga
MK Tolak Permohonan Kubu 01 dan 03, Anies-Imin Menghormati, De Gadjah: Ini Kehendak Rakyat |
![]() |
---|
De Gadjah: Ini Kehendak Rakyat! MK Tolak Permohonan Kubu 01 dan 03 Gugatan Pilpres |
![]() |
---|
SENGKETA Pilpres 2024! MK Tolak Gugatan Kubu 01 & 03, Prabowo Bakal Segera Temui Mega, Ada Apa? |
![]() |
---|
TOLAK Permohonan Kubu 01 & 03, De Gadjah Sebut Kehendak Rakyat, Tuhan Merestui dan Semesta Mendukung |
![]() |
---|
KPU Siap Terima Apapun Putusannya! Sidang Sengketa Pilpres, Prabowo-Gibran Dipastikan Tidak Hadir |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.