Berita Klungkung
Warga Tolak Penginapan di Seberang Kawasan Suci Goa Lawah, Krama Pesinggahan Paruman Ambil Keputusan
Meskipun demikian, pemilik penginapan yang merupakan warga dari Nusa Penida mengakui kesalahannya. Bahkan rencananya hari ini akan digelar paruman
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Investasi membuat warga Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Klungkung, bereaksi. sebuah penginapan beroperasi di kawasan suci Pura Goa Lawah.
Keberadaan penginapan itu mendapat penolakan dari warga. Bahkan desa adat bersurat ke Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta terkait sikap warga yang menolak proyek penginapan tersebut.
Keberatan warga Desa Adat Pesinggahan tertuang dalam surat nomor 055/DAP/IX/2023. Surat ditandatangani oleh Bendesa Adat Pesinggahan I Wayan Sujana dan diketahui Perbekel Pesinggahan I Nyoman Suastika.
Dalam surat itu, disebutkan warga menolak keberadaan penginapan karena berada di tengah-tengah kawasan suci Pura Goa Lawah. Warga meminta kepada Bupati Klungkung agar menutup usaha penginapan dimaksud.
Perbekel Desa Pesinggahan, I Nyoman Suastika mengatakan, masalah tersebut terjadi karena adanya miskomunikasi antara pemilik penginapan dan warga. Kata dia, sejak dibangun, pemilik penginapan tidak pernah sosialisasi ke desa adat ataupun desa dinas, apalagi ke warga.
Baca juga: Gandi Korup Uang Desa untuk Bayar Pinjol, Palsukan Tanda Tangan Perbekel Hingga Surat Fiktif
Baca juga: Rudapaksa di Kuta Selatan, AIP Lakukan Perlawanan Sempat Gigit Bahu Salah Satu Pelaku!

"Sebenarnya ini ada kesalahan pihak investor (pemilik penginapan). Sejak berdiri tidak ada sosialisasi. Warga ada jengkel, karena pemilik penginapan tidak ada kulo nuwun ke desa," ujar Suastika, Jumat (29/9).
Meskipun demikian, pemilik penginapan yang merupakan warga dari Nusa Penida mengakui kesalahannya. Bahkan rencananya hari ini akan digelar paruman yang difasilitasi desa adat terkait keberadaan penginapan tersebut.
"Besok (hari ini) akan ada paruman. Menghadirkan pihak pemilik penginapan serta tokoh-tokoh adat dan tokoh masyarakat. Nanti disosialisasikan apa peruntukannya penginapan itu, dan apa kaitannya dengan kawasan suci," jelas Suastika.
Meskipun sempat ada penolakan warga, kata dia, tidak sedikit juga masyarakat Desa Pesinggahan yang tidak masalah dengan keberadaan penginapan itu. Khususnya terkait kebutuhan tenaga kerja dan imbasnya terhadap desa.
Suastika berharap sosialisasi itu menemukan kesepakatan dan solusi bisa diterima kedua pihak baik warga maupun pihak investor (pemilik penginapan). Sehingga hal ini tidak menjadi polemik dan membuat seseorang takut berinvestasi ke Klungkung.
Kalau Suastika sendiri, ia ngikut-ngikut saja bagaimana hasil paruman. "Tapi saya selaku kepala desa, apapun hasil dari keputusan masyarakat melalui paruman, saya mengikuti," jelasnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi Jumat kemarin, penginapan yang lokasinya berada tepat di seberang Pura Goa Lawah itu tampak lengang. Ta ada aktivitas apapun di depan penginapan tersebut. (mit)
Untuk Aktivitas Yoga
Perbekel Pesinggahan, I Nyoman Suastika mengatakan, penginapan itu dimanfaatkan untuk kegiatan yoga. Aktivitas yoga dilaksanakan pagi dan tamu menginap di lokasi tersebut. “Saya tidak mengada-ada. Itu bukan penginapan untuk orang luar. Itu untuk tamu yoga. Kalau tidak terdaftar yoga di sana, tidak diterima menginap di sana," jelas Suastika.
Lokasi dibangunnya penginapan itu merupakan penyangga kawasan suci Pura Goa Lawah. Maka bagi dia, masih relevan untuk melakukan kegiatan yoga, seperti halnya pasraman. "Pada saat paruman besok m (hari ini), tentu disampaikan ke masyarakat kegiatan dan peruntukan apa penginapan itu," jelas Suastika. (mit)
Desa Batumadeg Nusa Penida Bali Segera Miliki Sekolah PAUD Negeri Senilai Rp 1,6 Miliar |
![]() |
---|
8 KK Dipulangkan Akhir Pekan Ini, 6 Bulan di Pengungsian Warga Sental Kangin Segera Balik ke Rumah |
![]() |
---|
8 KK Dipulangkan Akhir Pekan Ini ke Banjar Sental Kangin, Bupati Satria Bakal Temui Tokoh Banjar |
![]() |
---|
Forkopinda Bahas Rencana Pemulangan Pengungsi Kasepekang Asal Sental Kangin |
![]() |
---|
Sampan Barang Tenggelam di Kusamba, Kerugian Rp1 Miliar, BPBD Ingatkan Potensi Ombak Tinggi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.