Pilpres 2024
Sosok Cawapres Prabowo Harus 'DiGolkarkan' Dulu, PDIP Komentar Gibran Rakabuming
Sosok Cawapres Prabowo Harus 'DiGolkarkan' Dulu, PDIP Komentar Gibran Rakabuming
TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Isu Wali Kota Solo Gibran Rakabuming bakal berpindah dari PDIP ke Golkar kian santer dibahas.
Isu Gibran Rakabuming bakal meninggalkan PDIP itu dikomentari oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto.
Hasto menganggap, kabar tersebut hanyalah isu-isu biasa yang kerap beredar di tengah kokohnya partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu.
Baca juga: Gibran Rakabuming Dapat Karpet Merah Pindah ke PSI, Kaesang Pangarep Buka Jalan
"Ya biasa isu isu selalu beredar tetapi kita kan partai yang kokoh sebagaimana pidato Ibu Mega," kata Hasto kepada awak media, dikutip Kamis (19/10/2023).
Lebih lanjut, Hasto menyatakan, bahwasanya saat ini seluruh kader di PDIP memiliki kedisiplinan yang tinggi.
Tak hanya itu, ikatan emosional di antara masing-masing kader juga dalam kondisi yang baik.
Baca juga: Beda Usia 30 Tahun, Kekayaan Gibran Rakabuming dan Mahfud MD Hanya Beda Rp 3 Miliar
Sehingga, dirinya meyakini kalau setiap anggota partai di PDIP termasuk Gibran memiliki rasa nyaman berada di dalam partai.
"Semua berdisiplin dan terikat dengan emotional bonding yang sangat baik karena kami ini mengedepankan semangat gotong royong sehingga semua merasa nyaman bersama dengan PDI Perjuangan," ujar dia.
Hasto juga menyinggung, sejatinya, bakal capres dan cawapres yang diusung koalisi kerja sama PDIP, PPP, Hanura dan Perindo yakni Ganjar Pranowo dan Mahfud MD memiliki kesinambungan dengan Presiden Jokowi.
Itu dapat dibuktikan dengan tergabung ya Mahfud MD saat ini di dalam Kabinet Indonesia Maju di bawah pemerintah Jokowi-Ma'ruf.
"Karena Pak Ganjar dan Pak Mahfud ini juga merupakan kesinambungan dari kepemimpinan Bapak Presiden Jokowi. Buktinya Prof Mahfud MD dipercaya menjadi menkopolhukam," beber dia.
Dengan begitu, Hasto memastikan kalau Gibran Rakabuming tidak berubah warna partai.
Dirinya menegaskan kalau Gibran masih merupakan anggota partai dengan warna kebesaran merah putih.
"Oh iya dong (Gibran gak berubah). Ya warna PDI Perjuangan ini bukan hanya merah hitam lho. Warna PDI Perjuangan ini merah putih juga yang berkibar tinggi, merah putih," tukas dia.
Adapun, kekinian santer beredar kabar kalau Gibran Rakabuming Raka akan bergabung dengan Partai Golkar.
Rencana gabungnya Wali Kota Solo ke partai berlogo pohon beringin itu, digadang akan menjadi jalan untuk Gibran Rakabuming maju sebagai bakal cawapres Prabowo Subianto.
Langkah Gibran Rakabuming maju di Pilpres juga makin terbuka dengan adanya putusan gugatan dari Mahkamah Konstitusi (MK) RI yang dilayangkan oleh salah seorang mahasiswa dari Universitas Surakarta.
Dimana dalam putusannya, MK mengabulkan sebagian gugatan terkait dengan batas usia minimal 40 tahun atau berpengalaman/sedang menjabat kepala daerah bisa maju sebagai capres atau cawapres.
Menanggapi hal itu, Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Agung Laksono mendengar kabar bakal calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto berasal dari partainya.
Agung mengatakan kalau pun sosok itu bukan murni dari Golkar, maka akan bergabung dengan Golkar lebih dulu sebelum resmi menjadi cawapres Prabowo.
"Saya mendengar ada komitmen bahwa slot untuk cawapres KIM (Koalisi Indonesia Maju) dari Partai Golkar, kalau pun bukan dari Golkar, akan 'diGolkarkan' dulu," kata Agung dalam keterangannya, Selasa (17/10/2023).
Agung memberi sinyal jika sosok itu bisa gabung ke Golkar melalui organisasi sayap partai, yakni Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI).
"Bisa melalui AMPI atau ormas hasta karya lainnya," ujarnya.
Dia juga membuka suara terkait kabar putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka gabung ke Golkar.
Gibran diisukan akan bergabung Golkar terlebih dahulu baru dideklarasikan menjadi cawapres Prabowo.
"Pada prinsipnya kami welcome, kita akan sambut dengan baik jika Gibran ingin gabung," ucap Agung.
Agung mengatakan sebagai partai tengah, Golkar sangat terbuka bagi semua kalangan termasuk anak-anak muda.
Apalagi, kata dia, Golkar memiliki sejarah institusi yang sangat terhormat dan konsisten membangun karya yang progresif.
"Identitas Golkar adalah karya dan kekaryaan untuk masyarakat, sehingga ada kontribusi nyata dari setiap pemerintahan," tuturnya.
"Dengan posisinya sebagai Wali Kota Solo saat ini, tentunya kehadiran Gibran akan menunjukkan jati diri Golkar sebagai partai yang fokus pada kerja nyata para kadernya sebagai pemimpin bangsa," sambung Agung.
Artikel terkait telah tayang di Tribunnews dengan judul Tanggapi Rumor Gibran Bakal Gabung Golkar, Sekjen PDIP: Isu Biasa yang Beredar, PDIP Partai Kokoh
MK Tolak Permohonan Kubu 01 dan 03, Anies-Imin Menghormati, De Gadjah: Ini Kehendak Rakyat |
![]() |
---|
De Gadjah: Ini Kehendak Rakyat! MK Tolak Permohonan Kubu 01 dan 03 Gugatan Pilpres |
![]() |
---|
SENGKETA Pilpres 2024! MK Tolak Gugatan Kubu 01 & 03, Prabowo Bakal Segera Temui Mega, Ada Apa? |
![]() |
---|
TOLAK Permohonan Kubu 01 & 03, De Gadjah Sebut Kehendak Rakyat, Tuhan Merestui dan Semesta Mendukung |
![]() |
---|
KPU Siap Terima Apapun Putusannya! Sidang Sengketa Pilpres, Prabowo-Gibran Dipastikan Tidak Hadir |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.