Berita Denpasar
1007 Rejang Sutri Witala Iring Prosesi Melaspas Pura Jagatnatha Denpasar
Dalam pelaksanaan melaspas di Pura Jagatnata diiringi berbagai jenis tari wali, salah satunya Tari Rejang Sutri Witala dengan 1007 penari.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Perbaikan Pura Agung Jagatnatha Denpasar telah rampung.
Hari ini Kamis 26 Oktober 2023 digelar prosesi melaspas dan mecaru.
Dalam pelaksanaan melaspas ini, juga diiringi berbagai jenis tari wali, salah satunya Tari Rejang Sutri Witala dengan 1007 penari.
Baca juga: Pura Jagatnatha Denpasar Dirancang Bertahan hingga 100 Tahun, Hari Ini Dilaksanakan Mendem Dasar
Selain itu, ada juga tari baris gede, rejang sari dan rejang dewa.
1007 penari Rejang Sutri Witala ini dipersembahkan oleh Sanggar Tari Natya Swari.
Pembina sanggar, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya mengatakan, rejang ini merupakan tari wali yang berfungsi sebagai tari pemendak.
Baca juga: Pemkot Denpasar Siapkan Rp 15,4 Miliar Untuk Pura Jagatnatha, Renovasi Akan Berakhir 2 Oktober 2023
"Dulu ditarikan oleh para pemangku perempuan atau sutri untuk memohon agar para dewa berkenan menyaksikan upacara ini," katanya.
Rejang Sutri Witala memiliki makna perempuan yang bijaksana.
Ciri khas busana tari ini adalah menggunakan kebaya putih, kamben atau kain poleng dan selendang merah.
Baca juga: Progres Perbaikan Pura Jagatnatha Denpasar 42 Persen, Candi Bentar Dikerjakan Paling Lama
Ia mengatakan, awalnya tari ini digunakan dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI pada Agustus 2023 lalu.
Saat itu awalnya yang terlibat sebanyak 300 lansia.
Akan tetapi, dalam perjalanannya, tari ini kemudian diikuti oleh 500 peserta dan ditampilkan pada 19 Agustus 2023.
Dan dalam pelaksanaan melaspas Pura Jagatnatha ini awalnya hanya akan ditampilkan 700 penari.
Namun seiring berjalannya waktu, peserta yang berminat pun bertambah.
"Awalnya saya ingin menampilkan di Lapangan Puputan Badung, tapi rasanya tidak nyambung, sehingga kami batasi," katanya.
Hingga akhirnya penari yang bisa ikut sebanyak 1007 orang.
Menurutnya, jika tidak dibatasi kemungkinan pebari yang terlibat bisa mencapai 2000 orang.
Peserta ini berasal dari seluruh Kota Denpasar.
Menurutnya, tak ada persiapan khusus sebelum tampil di Pura Jagatnatha.
Karena mereka yang tampil sudah biasa menarikan rejang di beberapa acara termasuk ngayah di pura masing-masing. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.