Seputar Bali
Regu I Damkar Jembrana Evakuasi Ular Piton Seberat 1,5 Kg, Penjaga Apotek Sempat Panik
Seekor ular piton sepanjang 1,5 meter bikin panik penjaga apotek di wilayah Banjar Pasar, Desa/Kecamatan Pekutatan, Jembrana, Kamis 2 November 2023
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Ngurah Adi Kusuma
*Ular Diserahkan ke Komunitas Bali Reptile Rescue
NEGARA, TRIBUN BALI - Seekor ular piton sepanjang 1,5 meter bikin panik penjaga apotek di wilayah Banjar Pasar, Desa/Kecamatan Pekutatan, Jembrana, Kamis 2 November 2023 pagi.
Sebab, ular tersebut masuk ke talang air apotek.
Sehingga karyawannya langsung melaporkannya ke petugas damkar Jembrana dan berhasil dievakuasi dalam kurun waktu sekitar 3 jam.
Kabid Damkar dan Penyelamatan, Satpol PP Jembrana, I Kadek Rita Budhi Adnyana menuturkan, pihaknya menerima laporan dari warga terkait adanya ular piton di areal apotek pinggir Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk.
Baca juga: Bule Kembali Berulah di Bali, Dideportasi dan Masuk Daftar Cekal Usai Terbukti Mencuri Motor
Awalnya, seorang penjaga apotek setempat bernama Ira Arisma sedang menyapu di depan pintu sekitar pukul 08.05 WITA.
Saat itu, saksi justru melihat seekor ular piton yang melintas di depan pintu.
Karena panik, ia pun meminta pertolongan agar mengusir ular tersebut dengan memanggil penjaga toko di sebelahnya.
Namun, upaya tersebut tidak berhasil. Ular tersebut justru masuk ke talang air hujan di apotek.
Karena kesulitan kemudian saksi menghubungi pemilik toko yang diteruskan ke petugas Damkar Jembrana.
"Setelah dapat laporan, Regu I Damkar kita langsung meluncur melakukan penanganan dengan alat yang dimiliki," jelas Kadek Rita saat dikonfirmasi, Kamis 2 November 2023.
Baca juga: Percepat Capaian Program Prioritas, Pj Bupati Buleleng Pacu Desa Berkinerja
Dia melanjutkan, sedikitnya para personel butuh waktu 3 jam untuk penanganan. Ular yang bersembunyi di talang air tersebut akhirnya berhasil dievakuasi sekitar pukul 11.30 WITA.
Ular yang memiliki berat sekitar 1,5 kilogram tersebut masih dalam kondisi hidup.
"Setelah dievakuasi, ular tersebut kita serahkan ke komunitas Bali Reptile Rescue untuk mendapat penanganan lebih lanjut," ujarnya.
Dia mengimbau, kepada masyarakat yang membutuhkan pertolongan evakuasi hewan liar agar segera menghubungi tim penyelamatan.
Hal ini untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan terjadi.
"Jangan segan-segan untuk melapor agar segera ditangani tim kami,”
“Sebab, terkadang hewan liar bisa membahayakan jika tak ditangani dengan baik," imbaunya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.