Berita Jembrana
Potensi Banjir dan Longsor Paling Tinggi, BPBD Jembrana Ingatkan Ancaman Bencana di Musim Hujan
BPBD Jembrana telah memetakan wilayah yang berpotensi mengalami bencana alam menjelang peralihan musim.
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - BPBD Jembrana telah memetakan wilayah yang berpotensi mengalami bencana alam menjelang peralihan musim.
Ancaman banjir dan longsor menjadi potensi tertinggi.
Sebab, peralihan musim dari kemarau panjang menuju musim hujan berpotensi mengalami dua hal tersebut.
Baca juga: Satpol PP Jembrana Terima 40 Laporan Hewan Liar, Didominasi Penanganan Ular Masuk Rumah
Khusus untuk desa/kelurahan yang berpotensi rawan akan lebih diatensi.
Selain itu, petugas BPBD Jembrana juga telah mulai mempersiapkan alat-alat yang digunakan untuk penanganan bencana di kantornya.
Sekretaris BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra menjelaskan, sejak beberapa waktu lalu timnya secara intens melakukan sosialisasi dan mitigasi bencana ke desa/kelurahan yang ada.
Baca juga: Regu I Damkar Jembrana Evakuasi Ular Piton Seberat 1,5 Kg, Penjaga Apotek Sempat Panik
Tujuannya untuk menghadapi peraliham musim yang kerap menebar ancaman bencana alam mulai dari pohon tumbang, longsor, hingga banjir.
"Secara umum, potensi bencana longsor dan banjir paling tinggi nanti saat musim hujan," jelas Agus Artana saat dikonfirmasi, Senin 6 November 2023.
Dia melanjutkan, selain melakukan mitigasi bencana secara bergilir, pihaknya juga bakal melakukan penekanan antisipasi bencana terhadap wilayah yang berpotensi atau rawan mengalami bencana alam.
Baca juga: 1.294 Pelamar PPPK Jembrana Lulus Administrasi, 239 Pelamar Tak Lulus Ajukan Sanggah
"Termasuk juga melihat kebutuhan di masing-masing wilayah. Jika perlu mesin sedot air, bakal kita tempatkan di wilayah tersebut agar penanganannya nanti lebih cepat," ungkapnya.
Dia menyebutkan, hasil pemetaan dan pengalaman peristiwa banjir maupun longsor tahun lalu menjadi rujukan. Terdapat sejumlah titik rawan banjir dan longsor di Jembrana.
Untuk banjir potensinnya seperti di wilayah Pangkug Dedar Kecamatan Melaya, Desa Pengambengan, Kaliakah, BB Agung di Kecamatan Negara.
Kemudian wilayah Kecamatan Mendoyo ada di Lingkungan Petapan Persidi, Lingkungan Bilukpoh Kangin, Kelurahan Tegalcangkring.
Kemudian wilayah Tembles Penyaringan, Yehembang seputaran Puskesmas 2 Mendoyo. Kemudian di wilayah Desa Pekutatan dan Gumbrih, Kecamatan Pekutatan.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.