Berita Buleleng
Harus Izin Intel Gelar Pesta Kembang Api, Polres Buleleng Siagakan 124 Personel Saat Nataru
Polres Buleleng menyiagakan 124 personel untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru 2024.
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Polres Buleleng menyiagakan 124 personel untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru 2024.
Mereka akan ditugaskan untuk melakukan pengamanan di seluruh gereja serta tempat-tempat hiburan.
Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Darma Diatmika mengatakan, selain menyiapkan 124 personel, pihaknya juga akan membangun dua pos pengamanan di Taman Kota Singaraja serta Pos Pelayanan di Pasar Banyuasri Kecamatan Buleleng untuk memantau proses mudik.
Baca juga: Polda Bali Bantah Tuduhan 2 Anggota Ditreskrimsus Pungut Setoran Rp 1,8 Miliar di Galian C Buleleng
Masing-masing pos dijaga oleh petugas gabungan dari TNI-Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Damkar, BPBD Buleleng dan Jasa Raharja.
Masing-masing Polsek juga membuat pos pantau di lokasi yang ramai dikunjungi oleh masyarakat seperti Daerah Tujuan Wisata (DTW).
"Pos yang dibangun oleh masing-masing Polsek ini dibangun untuk memantau kegiatan masyarakat dan DTW," katanya, Senin (11/12/2023).
Baca juga: Dukung Pengolahan Sampah, 10 Unit TPS3R Diusulkan Dibangun di Buleleng
Disinggung terkait perayaan pesta kembang api di tempat umum, AKP Diatmika menyebut harus mengantongi izin dari bagian Intel.
Namun dia mengaku belum mendapatkan informasi terkait pengajuan izin tersebut.
"Untuk pesta kembang api kami belum terima data, karena proses pencarian izin itu ada di bagian Intel. Tapi kalau untuk pesta kembang api di fasilitas umum atau tempat keramaian, pasti memerlukan izin,” paparnya.
Baca juga: Diduga Lakukan Kegiatan Kampanye, Oknum ASN Di Buleleng Dilaporkan ke Bawaslu
Diatmika berharap masyarakat bisa menjaga keamanan dalam menyambut Nataru 2024. Kata dia, Nataru saat ini juga bertepatan dengan jalannya tahapan kampanye Pemilu 2024.
Masyarakat diminta bisa menyikapi pesta demokrasi ini secara damai.
“Walaupun dibarengi dengan tahapan pemilu, masyarakat jangan ada yang memetak-metak diri. Lebih baik kita jaga sama-sama kondisi, agar tetap kondusif. Mari sikapi politik ini dengan damai,” ucapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Kasi-Humas-Polres-Buleleng-AKP-Gede-Darma-Diatmika-1.jpg)