Berita Denpasar
Siswi SMP di Denpasar Kabur, Nyoman Suardana Ungkap Kedekatan Tak Normal dengan Guru
Siswi SMP di Denpasar Kabur, Nyoman Suardana Ungkap Kedekatan Tak Normal dengan Guru
Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Siswi SMP berinisial NPAJ (14) kabur dari rumahnya di kawasan Denpasar sejak Senin 11 Desember 2023 lalu.
Menindaklanjuti kaburnya siswi SMP tersebut, orangtua NPAJ, I Nyoman Suardana (37) telah melaporkan kasus tersebut ke Polsek Denpasar Utara.
Hingga saat ini, Nyoman Suardana masih terus mencari keberadaan siswi SMP tersebut, dirinya sempat mengungkap kedekatan putrinya dan seorang oknum guru.
Baca juga: Pelaku Penyekapan Di Belayu Tabanan Ditangkap, Made Semaratika Sempat Nginap di Sanur Denpasar
“Saya hubungi saudara dulu, di saudara juga tidak ada. Saya cari ke rumah kakeknya di Badung juga tidak ada.”
“Saya bersama kakeknya mencari ke rumah teman dekatnya juga tidak ada,” ungkap Suardana saat dihubungi Tribun Bali, Kamis 14 Desember 2023.
Disinggung soal kekasih NPAJ, Suardana tak dapat berbicara banyak.
Namun, Suardana menyinggung salah satu oknum guru yang dinilai memiliki kedekatan dengan putrinya itu.
Baca juga: Topan Widhi Ditangkap di Sesetan Denpasar, Ingin Balas Budi Kini Terancam 16 Tahun Penjara
“Ada sih satu guru yang pernah dekat dengan dia (NPAJ). Kurang tahu dekatnya seperti apa. Tapi, mungkin anak saya menilainya lebih.”
“Saya kurang tahu juga (pacar). Kalau dari teman-teman, dia dekat dengan gurunya itu,” imbuhnya.
Hal ini juga menjadi salah satu faktor penyebab Suardana geram dengan putrinya itu.
Selain mencari keberadaan putrinya di kediaman guru yang bersangkutan, sebelumnya Suardana juga sempat berbicara empat mata dengan guru tersebut.
Sang guru, kata Suardana, mengaku hanya memiliki kedekatan sebatas guru dan murid semata.
“Karena itu saya juga marah. Karena dia dekat sama guru.”
“Saya sudah ke guru yang bersangkutan. Sebelum itu saya sudah bicara sama gurunya itu. Gurunya itu guru freelance. Gurunya itu bilang dekatnya sebagai guru dan murid. Saya cari ke rumah guru itu memang tidak ada,” tuturnya.
Pasalnya, guru yang bersangkutan dipercaya untuk mengajar Pramuka di salah satu SMP swasta tempat putrinya bersekolah.
Suardana menuturkan dirinya sempat bertengkar dengan sang putri sebelum kejadian.
Pertengkaran itu berlangsung pada Sabtu 9 Desember 2023 lalu yang disebabkan lantaran sang putri kedapatan bolos dari sekolah.
Bahkan, kelakuan NPAJ yang kini duduk di bangku kelas 3 di salah satu SMP swasta di Denpasar itu telah mendapat atensi dari sang guru.
Lantaran tak ingin NPAJ berbuat ulah lagi, Suardana tak memberinya izin untuk bersekolah pada Sabtu 9 Desember 2023 lalu.
Tak hanya sekali, NPAJ dikatakan kerap membolos di sekolah.
Informasi ini diperoleh Suardana dari saudara sang putri yang masih tinggal satu rumah dengan Suardana.
Modusnya, kata Suardana, sang putri mengatakan sakit di sekolah.
Namun, justru melancong ke suatu tempat.
Pada keesokan harinya, Minggu 10 Desember 2023, sang putri dikatakan bersikap seperti biasa.
Mulai dari makan, hingga melakukan aktivitas lainnya di rumah.
Begitu pun Suardana, juga bekerja seperti biasa di salah satu tempat di Ubud, Gianyar.
Hilangnya sang putri mulai terkuak pada Senin 11 Desember 2023.
Kala itu, Suardana mendapat telepon dari sang istri.
Sang istri mengatakan bahwa NPAJ belum keluar kamar hingga pukul 09.00 Wita.
Lantaran curiga, Suardana meminta sang istri untuk memeriksa kamar NPAJ.
Terang saja, sang istri tak mendapati keberadaan NPAJ di kamarnya.
Sontak Suardana bergegas pulang ke rumah yang kala itu tengah bekerja sebagai driver online.
Suardana berusaha mencari keberadaan sang putri.
Mulai dari rumah saudaranya, rumah sang kakek, rumah salah satu guru, hingga rumah teman terdekat NPAJ.
Namun, Suardana tetap tak dapat menemukan sang putri, NPAJ.
Suardana kemudian berkonsultasi dengan pamannya yang menjabat sebagai kepala dusun di lingkungan tempat tinggalnya.
Walhasil, sang paman meminta Suardana untuk menunggu satu hari lagi sebelum melaporkannya ke aparat kepolisian.
Dengan harapan, sang putri NPAJ dapat kembali ke rumah pada Senin 11 Desember 2023.
Namun, sang putri tak kunjung pulang ke rumah.
Sehingga, Suardana melaporkan kejadian ini ke Polsek Denpasar Utara pada Selasa 12 Desember 2023.
Suardana berharap, sang putri segera ditemukan dan dapat kembali berkumpul bersamanya.
“Iya ingin cepat kembali. Harapan ke pihak kepolisian, saya berterima kasih sudah membantu saya untuk mencari anak saya. Mudah-mudahan segera ditemukan,” pungkasnya.
Sebelumnya, seorang siswi SMP berinisial NPAJ (14) dilaporkan hilang ke Mapolsek Denpasar Utara pada Selasa 12 Desember 2023 lalu.
Laporan ini kemudian mendapat atensi aparat kepolisian dengan menerbitkan laporan orang hilang atau meninggalkan rumah Nomor STPL.OH/04/XII/2023/SPKT.POLSEK DENUT/POLRESTA DENPASAR tertanggal 12 Desember 2023.
Hingga Kamis 14 Desember 2023 sore, NPAJ dikatakan tak kunjung kembali ke rumah.(*)
Perizinan Nuanu di Pantai Nyanyi Tabanan Disebut Belum Lengkap, Ini Hasil Sidak DPRD Bali |
![]() |
---|
Dilaporkan Warga karena Bising, Pengunjung malah Viralkan Polisi Saat Datangi Kafe di Denpasar |
![]() |
---|
Ringankan Beban Umat, PHDI Denpasar Bali Akan Gelar Upacara Menek Kelih hingga Metatah Massal |
![]() |
---|
4 Mantan Karyawan Berkomplot Lakukan Aksi Pencurian di Denpasar Bali, Gasak 6 Karton Vitamin Rambut |
![]() |
---|
3 Mobil Patroli Satpol PP Denpasar Bali Tak Laik Jalan Diajukan Untuk Penghapusan, Masih Miliki 7 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.