Berita Jembrana

Penanganan Awal Korban Lakalantas Sangat Penting, Seluruh Anggota Lantas Diberi Pemahaman & Latihan

Penanganan Awal Korban Lakalantas Sangat Penting, Seluruh Anggota Lantas Diberi Pemahaman & Latihan

Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Fenty Lilian Ariani
Tribun Bali/ I Made Prasetia
Suasana saat anggota Satlantas Polres Jembrana mengikuti kegiatan pelatihan penanganan awal korban lakalantas di Aula kantor setempat, Rabu 10 Januari 2024. 

"Tanggung jawab kesehatan tidak hanya Dinkes, tapi semua sektor. Sehingga kita fokuskan kepada SOP yang bisa dilakukan sehari-hari seperti bantuan hidup dasar (BHD) untuk penanganan kasus lakalantas," jelasnya sembari menyebutkan selama ini sebagian korban lakalantas juga mengalami cidera kepala dan patah tulang.
 
Diharapkan, dengan pemahaman materi serta praktek langsung yang dilakukan oleh anggota kepolisian dapat meminimalisir risiko lebih lanjut terkait pasca peristiwa lakalantas yang terjadi.

"Kami harap selanjutnya bisa disosialisasikan atau ditularkan kepada masyarakat terkait penanganan awal terhadap korban lakalantas di TKP," harapnya.

Untuk diketahui, jumlah lakalantas di Wilayah Hukum Polres Jembrana tahun 2023 tercatat meningkat dibanding tahun 2022 lalu. Pada 2022 tercatat 314 kasus.

Sementara pada tahun 2023 kasus tercatat naik 31 persen dari sebelumnya menjadi 399 kasus lakalantas. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved