Pria Tewas di Sempidi Badung
Identitas dan Lokasi Ditahannya Pelaku Kasus Sempidi Dirahasiakan, Waspada Buron Masih Berkeliaran
Identitas dan Lokasi Ditahannya Pelaku Kasus Sempidi Dirahasiakan, Waspada Buron Masih Berkeliaran
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Aloisius H Manggol
"Termasuk kita sudah lakukan autopsi, namun masih menunggu hasilnya. Sementara disimpulkan korban meninggal akibat tusukan benda tajam di dada sebelah kanan," jelasnya.
Kendati demikan pihaknya mengaku sampai saat ini pelaku belum bisa diamankan. Namun jajaran reskrim masih terus melakukan penyelidikan bersama Diskrimsus Polda Bali. "Kami juga dibantu Polda Bali. Semoga pelaku cepat bisa kita amankan," harapnya.
Tidak ada yang mengetahui saat kejadian, namun korban ditemukan sudah dalam kondisi berlumuran darah. Sebelum korban ditemukan, ada segerombolan anak muda dengan mengendarai sepeda motor pergi dengan menunjuk-nunjuk korban yang sudah berlumuran darah. Tidak hanya itu, video korban dikeroyok oleh sejumlah pemda juga beredar di media sosial, namun tidak jelas wajah pelaku karena menggunakan helm dan masker. (mit/gus)
RSUP Ngoerah Sudah Beri Keringanan
RSUP Prof IGNG Ngoerah buka suara terkait pemulangan jenazah Adhi Putra Krismawan (23), korban pengeroyokan di Sempidi dengan mobil pikap. Kasubag Humas RSUP Prof Ngoerah, Dewa Ketut Kresna mengatakan, di RS memang tidak ada angkutan jenazah. Selama ini angkutan jenazah yang tersedia di RSUP Prof Ngoerah merupakan milik pihak swasta.
“Lalu terdapat informasi keluarga pasien tidak punya uang. Mau tidak mau karena itu berbayar lalu diberikan opsi untuk mengganti uang bensin saja. Pasien dan keluarga pasien lalu memulangkan dengan kendaraan sendiri,” kata Dewa Kresna, Kamis 18 Januari 2024.
Dewa Kresna menambahkan, pihak RS telah berusaha menawarkan opsi keringanan biaya.
“Yang jelas kami menyesalkan pasien tidak diangkut mobil angkut jenazah. Begitu ceritanya. Ambulans jenazah bukan punya RS. Dan pihak RS sudah memfasilitasi cukup ganti uang bensin saja,” katanya.
Baca juga: RSUP Prof Ngoerah Sebut Sudah Beri Keringanan Pemulangan Jenazah Korban Pengeroyokan di Sempidi
Sebelumnya, Jenazah Adhi Putra Krismawan (23) korban pengeroyokan di wilayah Kelurahan Sempidi, Kecamatan Mengwi, Badung telah disemayamkan di rumah duka, di Jalan Pulau Sumatera, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, Rabu (17/1). Jenazahnya tiba, Selasa (16/1) sekitar pukul 23.00 Wita.
Mirisnya pihak keluarga memulangkan jenazah korban dari RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah (Sanglah) Denpasar ke Buleleng dengan menggunakan mobil pikap. Hal ini terpaksa dilakukan keluarga lantaran keterbatasan ekonomi.
Made Suki Arsawan (55), ayah korban, mengatakan, jenazah almarhum Adhi dipulangkan dengan menggunakan mobil pikap milik salah satu anaknya. Beruntung selama di perjalanan pulang, kata Suki, cuaca sangat mendukung sehingga mereka tidak diguyur hujan.
“Mobil pikap itu milik anak saya. Kami sih tidak sempat bertanya kepada pihak rumah sakit berapa biaya sewa ambulansnya, karena sudah pasti besar biayanya. Karena keterbatasan ekonomi jadi jenazah kami bawa pulang pakai pikap saja. Selama perjalanan tidak ada hujan. Mungkin ini pertolongan Tuhan," kata pria yang kesehariannya bekerja sebagai buruh lepas ini saat ditemui Tribun Bali di rumah duka, Rabu.
Sementara itu, tewasnya Adhi mengetuk hati sejumlah pihak. Selain miris karena pria malang itu tewas akibat dikeroyok oleh sejumlah pemuda di Sempidi, Mengwi, Badung, kejadian ini juga membuat anak korban menjadi anak yatim.
Prihatin atas kondisi tersebut, sejumlah pegiat sosial melakukan penggalangan dana. Salah satunya dilakukan oleh Komunitas 10 Ribu Untuk Mimpi yang diinisiasi oleh Ary Ulangun.
Kepada Tribun Bali, Ary Ulangun menyebut, pihaknya mulai membuka donasi sejak Rabu (17/1), dan rencananya akan ditutup, Jumat (19/1). Hingga Kamis, tercatat jumlah donasi yang terkumpul Rp 40 juta.
Update Kasus Salah Sasaran di Sempidi Badung, 4 Tersangka Pembunuh Adhi Putra Terancam Hukuman Mati |
![]() |
---|
Menunggu Vonis, Terdakwa Anak Pembunuh Adhi Putra Krisnawan di Sempidi Akan Jalani Sidang |
![]() |
---|
Fakta Sidang Pembunuhan Pria Buleleng, Salah Sasaran, JPU Sebut Direncanakan Tuntut 10 Tahun AMF |
![]() |
---|
Kronologi Tewasnya Adhi Putra Krismawan di Sempidi Badung, Bermula dari Dendam Dua Perguruan Silat |
![]() |
---|
Terlibat Pembunuhan Tewaskan Adhi Putra Krisnawan di Sempidi Badung, AMF Dituntut 10 Tahun |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.