Berita Gianyar
Tamba Tewas Seusai Terhempas Angin Saat Pangkas Dahan Pohon di Payangan
Nasib malang dialami I Wayan Tamba (41) saat akan menebang pohon durian di Banjar Begawan, Desa Melinggih Kelod, Kecamatan Payangan, Gianyar
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Nasib malang dialami I Wayan Tamba (41) saat akan menebang pohon durian di Banjar Begawan, Desa Melinggih Kelod, Kecamatan Payangan, Gianyar, Minggu 21 Januari 2024 pukul 09.30 Wita.
Pria asal Banjar Let, Desa Taro, Tegallalang, Gianyar itu tewas jatuh dari pohon karena hempasan angin.
Baca juga: Pohon Beringin Tumbang, Rusak Bangunan dan Motor di Tegalalang
Kapolsek Payangan, AKP I Nengah Sona, Senin 22 Januari 2024 menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi I Nyoman Suparsa, pada hari Minggu tanggal 21 Januari 2024, sekira Pkl. 09.00 Wita, ia dengan korban bersama-sama bekerja untuk memotong atau menebang pohon durian di lahan milik I Made Nada.
Seperti biasanya sebelum melakukan penebangan, korban I Wayan Tamba memanjat pohon durian yang tingginya sekitar 15 meter dengan lebar 45 centimeter.
Baca juga: VIRAL Pohon Beringin Tumbang di Wonogiri Tiba-tiba Berdiri Lagi, Ternyata Bukan Pohon Sembarangan
Tujuannya untuk memangkas ranting atau dahan. langkah ini biasa dilakukan untuk mengurangi dampak ketika pohon tumbang.
"Kecelakaan terjadi ketika dahan yang sudah dipotong korban jatuh, saat itu tiba-tiba datang angin kencang dari arah barat yang mengakibatkan tubuh korban terpental dan melayang jatuh dari pohon durian dan menimpa dahan pohon durian yang sudah dipotong korban," ujar Kapolsek.
Baca juga: Angin Kencang Melanda Karangasem Sebabkan Pohon Tumbang Hingga Timpa Atap Rumah
Saat jatuh dari atas pohon, lanjut Kapolsek, posisi badan korban tengkurap menghadap ke arah barat serta dalam keadaan tidak sadarkan diri.
Melihat kejadian tersebut saksi berteriak meminta pertolongan pada orang-orang yang berada di seputaran areal TKP.
"Saksi lantas mengevakuasi tubuh korban ke atas truk untuk dibawa ke RSU Payangan."
Baca juga: Warga Banjar Ngoneng Jembrana Tanam 55 Pohon Cempaka di Pinggir Jalan
"Saat dilakukan pemeriksaan luar, korban dinyatakan sudah meninggal dunia. Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah," ungkap AKP Sona. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.