Berita Badung
Wisatawan Keluhkan Pantai Kuta Kumuh, Deretan Warung Rusak Toilet Tak Berfungsi
Pantai Kuta disebut kumuh meski baru saja dilakukan penataan oleh Pemkab Badung.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Pantai Kuta disebut kumuh meski baru saja dilakukan penataan oleh Pemkab Badung.
Padahal, pantai yang berlokasi di Badung ini sangat terkenal di kalangan wisatawan, baik nasional maupun mancanegara.
Kumuhnya Pantai Kuta pun dikeluhkan wisatawan.
Baca juga: Bapenda Badung Tetap Pungut Pajak Hiburan 15 Persen, Meski Perbup Belum Rampung
Hal ini disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur Bali, S.M. Mahendra Jaya saat melakukan aksi bersih-bersih di Pantai Kuta pada Jumat 26 Januari 2024 kemarin.
Pantai berpasir putih ini, menjadi sorotan wisatawan, mengingat ada warung yang sudah rusak termasuk toilet yang terkesan tak terurus.
Padahal penataan sedemikian rupa dilakukan untuk memikat kembali kunjungan wisatawan.
Baca juga: Marak Kriminalitas, Pemkab Badung Imbau Perketat Pengawasan Wilayah
"Ternyata memang benar kalau kawasan Pantai Kuta, terlihat kumuh. Hal ini diakibatkan adanya banyak kios-kios berbahan kayu ulin yang sebelumnya sudah ditata sedemikian rupa, tapi malah banyak yang sudah rusak tidak terpakai dan tidak sesuai fungsi," ujar Pj Gubernur Bali yang turun bersama instansi terkait dan unsur TNI/Polri.
Selain itu, juga di belakang kios tersebut banyak ditemukan tumpukan barang pedagang maupun tumpukan sampah.
"Jadi banyak kios-kios yang sudah rusak dan ada yang tidak sesuai fungsi. Tadi saya masuk, saya lihat ada kamar mandi yang bagus, namun ada yang sampai pukul 08.00 Wita, ternyata masih terkunci. Ini sangat saya sayangkan," sambungnya.
Baca juga: Pantai Kuta Dinilai Kumuh, PJ. Gubernur Bali Akui Sering Dikeluhkan Wisatawan
Lebih lanjut ia mengatakan, kedatanganya ke Pantai Kuta ini dilakukan untuk memastikan terkait adanya keluhan wisatawan yang kecewa melihat Pantai Kuta yang terkesan kumuh ini.
"Kenapa saya pengen kemari karena saya dengar banyak wisatawan yang komplain, karena sangat kecewa melihat kawasan Pantai Kuta yang sudah ditata sedemikian rupa oleh Bupati Badung, namun terkesan kumuh."
"Setelah saya lihat, ini yang dikelola desa adat, diberikan kepada warga pengelolaanya, namun disewakan lagi kepada orang lain," ucap Pj Gubernur.
Baca juga: Pegawai Kafe di Kuta ini Nyambi Jadi Kurir Narkoba Jaringan Jawa-Bali
Pihaknya pun meminta kepada pihak pengelola, agar kawasan yang sudah ditata sedemikian rupa sampai bagus, bisa dikelola dengan baik.
Sehingga Kuta yang dulunya dikenal wisatawan, bisa kembali dinikmati.
Baca juga: Polresta Denpasar Gelar Patroli Skala Besar, Ratusan Warga Pendatang Terjaring di Kuta Selatan
"Saya akhirnya berpikir, saya sempat mendengar juga, masih ada tindakan -tindakan intimidasi baik secara fisik maupun psikologis yang masih terjadi. Ini harus diperhatikan. Pantai Kuta yang sangat luar biasa ini harus dijaga,taksunya harus dijaga," bebernya
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.