Pengendara Motor Jatuh ke Tukad Cangkir
Keluarga Sangat Terpukul dengan Kepergian Kadek Karmawan, Ayah Korban: Saya Tidak Bisa Berkata-kata
Kadek Karmawan, korban tewas, setelah mengalami kecelakaan akibat terjun ke jurang di Tukad Cangkir, Gianyar, Bali menyisakan duka bagi keluarga.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Diperkirakan Karmawan berangkat ke Gianyar sekitar subuh. Sebab sekitar pukul 01.00 wita, Karmawan diketahui masih berada di lokasi melayat.
Nyoman Rapia mengatakan jika sebelum kejadian, pihaknya tidak ada firasat apapun. Mengingat anaknya hanya minta izin megambel dan medelokan.
"Tidak ada hal-hal aneh lainnya, semua seperti biasa," imbuhnya.
Baca juga: Motor Terpental Sejauh 15 Meter, Kadek Karmawan Ditemukan Meninggal Setelah Terjun ke Tukad Cangkir
Dikenali Paman
Identitas Karmawan diketahui berkat kepekaan Bhabinkamtibmas Bebalang, bernama I Nyoman Dama, yang saat itu berada di lokasi kejadian.
Ditemui di rumah duka, Nyoman Dama mengatakan, pada Senin pagi dirinya mendapat kabar dari salah satu keponakannya jika Kadek Karmawan mengalami kecelakaan di wilayah Gianyar.
Baca juga: Kadek Karmawan Sempat Izin Beli Obat untuk Ibu, Sebelum Ditemukan Meninggal di Tukad Cangkir
Mendengar kabar tersebut, Nyoman Dama yang juga paman dari Karmawan segera menuju lokasi kejadian.
"Saat itu saya langsung koordinasi dengan rekan di Polres Gianyar, dan dibenarkan ada kecelakaan dengan plat motor asal Bangli. Saya juga dikirimkan foto kendaraannya, yang sudah diamankan di Polsek Gianyar," ujarnya.
Setelah mengkonfirmasi jika sepeda motor jenis NMax DK 3743 PY itu milik keponakannya, Nyoman Dama segera mencari tahu keberadaan Karmawan di rumah sakit. Kendati demikian hasilnya nihil.
"Saya akhirnya menunggu evakuasi jenazah di TKP. Berselang 30 hingga 40 menit kemudian saat janazah berhasil diangkat, tiang bisa kenali jika itu benar keponakan tiang. Sehingga tiang langsung informasikan pada keluarga," ucapnya.
Motor Terpental Sejauh 15 Meter
Seorang pengendara sepeda motor jatuh ke sungai atau Tukad Cangkir yang terletak di barat kantor PDAM Gianyar, di Kelurahan/Kecamatan Gianyar, Senin 12 Februari 2024 pukul 04.48 Wita.
Kapolsek Gianyar, Kompol I Gede Sudyatmaja membenarkan bahwa korban merupakan guru SD Penatahan, Bangli.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, diketahui pada Senin 12 Februari 2024 sekira pukul 04.15 Wita, korban yang mengendarai motor N MAX DK 3742 PY datang dari arah timur menuju ke barat.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.