Populer Bali
Daftar Bahan Pokok yang Naik H-3 Jelang Hari Raya Galungan: Beras, Buah Impor & Lokal, Sampai Busung
Tiga hari (H-3) menjelang Hari Raya Galungan, berita hangat di Bali yang menjadi sorotan adalah kenaikan sejumlah bahan-bahan pokok, seperti beras
Penulis: Arini Valentya Chusni | Editor: Ady Sucipto
“Pepaya juga mahal, termasuk nanas,” tandasnya.
Hal senada juga diungkapkan pedagang lainnya, Jro Wiwik. Jenis buah import dan lokal juga diakuinya banyak yang naik harga.
Terutama untuk jenis anggur impor dan mangga. Saat ini dia juga menjual mangga Rp 50 ribu per kg dan anggur hijau Rp 150 ribu per kg.
“Manggis juga naik. Dari Rp 7 ribu hingga Rp 8 ribu per kg sekarang Rp 20 ribu per kg,” kata Jro Wiwik.
Pedagang di Pasar Badung, Ibu Citra mengatakan, harga pisang saat ini Rp 3 ribu sampai Rp 4 ribu per biji atau Rp 40 ribu hingga Rp 50 ribu per sisir. Harga tersebut naik dua kali lipat dari bisanya Rp 1.500 sampai Rp 2 ribu per biji.
“Kalau pisang dari sebelumnya memang sudah mahal,” katanya. Terkait pasokan dikatakannya ada, tidak sulit. Namun menurutnya harga sudah tinggi dari kedatangannya.
Sementara itu, busung atau janur memang sering digunakan untuk membuat banten atau sesajen yang dipersembahkan oleh umat Hindu.
Menjadi salah satu komoditas yang digunakan pada hari raya umat Hindu, harga busung ini pun naik jelang Galungan. Harga busung yang awalnya 1 ikat Rp 15 ribu menjadi Rp 25 ribu.
Iluh Sutriani, pedagang busung di Pasar Wangaya, Denpasar mengatakan, harga busung naik saat mendekati Galungan.
“Sehari saya bawa 400 ikat busung untuk dijual. Pasti habis, karena momen mau hari raya,” kata Iluh, Sabtu (24/2).
Iluh menjual busung Jawa yang dikirim dari Probolinggo. Alasannya tidak menjual busung Bali sebab pelanggannya tidak terlalu meminati busung Bali. Terlebih harga busung Bali jauh lebih mahal dibandingkan harga busung Jawa.
“Ini jualannya setiap hari nanti sampai penampahan Galungan. Dan busung yang dibeli sekarang bisa tahan kalau akan digunakan untuk Galungan karena ini busung baru datang,” imbuhnya.
Komang Tri, warga yang membeli busung mengatakan, ia sengaja membeli busung kemarin agar tak mendapat harga yang lebih mahal lagi. Ia membeli busung 1 ikat untuk membuat banten Galungan.
Baca juga: Stok Babi di Denpasar Aman Jelang Galungan, Distan Denpasar Lakukan Pemeriksaan Daging di Pasar
Stok Babi di Denpasar Aman Jelang Galungan
Penampahan Galungan selalu identik dengan babi, selain ada juga yang memotong ayam.
Hari Raya Galungan
harga bahan pokok
beras premium
buah
Galungan
Penampahan
busung
daging babi
Bali
umat Hindu
Pasar Cokroaminoto
Pasar Badung
Denpasar
Viral Bali: Pengeroyokan di Jalan Imam Bonjol Denpasar, Polisi Kejar Gerombolan Pelaku |
![]() |
---|
Viral Bali: Kapal Tanker Terbakar 5 ABK Tewas, Pria Jatim Terlindas Truk, Laka Maut 2 Pria Bali |
![]() |
---|
Viral Bali: Jaringan Mobil Bodong di Nusa Penida Dibongkar Polisi & Sorotan Geng Gaza Rambah Pelajar |
![]() |
---|
Viral Bali: Bule Brasil Ngamuk Rusak Cafe di Jimbaran Ditangkap Polisi & Sorotan Pencurian Pratima |
![]() |
---|
Viral Bali: Rekonstruksi Pencurian Pratima Pura di Buleleng, Karangasem Mulai Krisis Air |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.