Bule Tertimpa Longsor di Bali
Cuaca Ekstrem di Bali: 2 Bule Tewas Tertimbun Longsor di Tabanan, Nyoman Meninggal Tertimpa Pohon
Cuaca ekstrem di Bali belakangan ini memang patut diwaspadai, selain terjadinya hujan lebat disertai tiupan angin kencang, potensi ancaman bencana
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Ady Sucipto
Namun nahas dalam perjalanannya, anak kedua dari pasangan Nyoman Arsana dan I Nyoman Srijati itu tertimpa pohon jenis pinus hingga tewas.
Jenazahnya kemudian dibawa ke RSUD Mangusada Badung.
"Korban ini pekerja keras. Sebelum kerja di restoran, korban juga sempat kerja di kapal pesiar dan sempat buka bisnis ternak babi. Namun bisnisnya sempat tergerus pandemi, sehingga sekarang dia memutuskan kerja di restoran. Baru dua bulan ini kerja di restoran," terang Suartawan.
Suartawan menyebut, selain pekerja keras korban juga merupakan sosok anak yang baik dan kalem.Suartawan mengaku terakhir kali bertemu dengan korban dua hari yang lalu di kebun, namun tidak sempat berkomunikasi.
"Orangtuanya masih menangis dan syok. Jadi kami belum bisa nanya-nanya ada firasat apa sebelum Sumarta meninggal dan kapan jenazahnya akan dibawa ke rumah duka. Jadi sampai sore ini jenazahnya masih di RS Mangusada," ungkapnya.
Rencananya jenazah Sumarta akan dikubur di Setra Desa Adat Tejakula, Jumat (15/3).
Terpisah, pohon tumbang di wilayah hukum Polsek Selemadeg Tabanan, Rabu, juga menimpa pengendara motor yang sedang melintas yakni Sutrisno, anggota dari Rindam IX/Udayana Kecamatan Kediri.
Kapolsek Selemadeg Kompol I Nyoman Sugianyar Ardika mengatakan, angin kencang mengakibatkan pohon tumbang yang menimpa pengendara motor Yamaha NMax nopol N 2941 PH itu datang dari arah Jembrana munuju Tabanan.
Pengendara tiba sekitar pukul 13.00 Wita. Dan kejadian tepat di sebelah barat SPBU Soka, Banjar Soka Kelod, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg.
“Kejadian sekitar jam 1 siang. Untuk korban selamat. Saat ini masih dalam perawatan di Puskesmas Selemadeg,” ucapnya.
Awal kejadian, kata dia, saat itu korban datang dari arah barat menuju Rindam Tabanan.
Korban beriringan dengan mobil pikap, dan setibanya di lokasi pada saat korban mendahului atau menyalip pikap, korban kena pohon tumbang yang mengakibatkan korban mengalami luka pada hidung.
“Kemungkinan ada retak pada tulang hidung. Korban juga mengalami luka robek pada leher kiri, luka benjol pada kening kiri dan dalam keadaan sadar,” ungkapnya.
Usai mendapat penanganan di Puskesmas Selemadeg, lanjut dia, pihaknya merujuk korban ke RSUD Tabanan. Kemudian melakukan evakuasi pohon tumbang.
Terpisah, angin kencang mengakibatkan atap kanopi rumah berukuran 5x6 meter terbang terbawa angin di Baturiti.
UPDATE WNA Tertimbun Longsor di Jatiluwih Tabanan, Polisi Akan Panggil Saksi Kejadian |
![]() |
---|
UPDATE Bule Tertimbun Longsor di Tabanan : Polisi Akan Mintai Keterangan Owner Villa Yeh Baat |
![]() |
---|
Inikah yang Namanya Ajal? Kesaksian Nyoman Ayu di Tabanan, Sempat Tolak Tamu hingga Berakhir Tragis |
![]() |
---|
Kronologi 2 Bule Tewas Tertimbun Longsor di Tabanan, Jam 4 Wita Maut Menjemput Luciano & Angelina |
![]() |
---|
2 WNA Tewas Tertimbun Longsor di Jatiluwih, Luciano dan Angelina Sempat Kebingungan Cari Penginapan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.