Bule Tertimpa Longsor di Bali
Cuaca Ekstrem di Bali: 2 Bule Tewas Tertimbun Longsor di Tabanan, Nyoman Meninggal Tertimpa Pohon
Cuaca ekstrem di Bali belakangan ini memang patut diwaspadai, selain terjadinya hujan lebat disertai tiupan angin kencang, potensi ancaman bencana
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Ady Sucipto
Kanopi itu tepat jatuh berada di halaman Bank BNI di jalan raya Denpasar-Singaraja Banjar Pacung Desa Baturiti Kecamatan Baturiti.
Kapolsek Baturiti Kompol Arya Agung Arjana Putra mengatakan, kejadian sekitar pukul 12.30 Wita.
Angin kencang mengakibatkan atap kanopi rumah warga berukuran 5 X 6 meter terbang terbawa angin.
“Angin kencang membuat atap kanopi rumah lantai 2 milik Ni Made Putri Ningsih terbang terbawa angin sekitar 30 meter. Atau jatuh di halaman bank BNI,” ungkapnya.
Kata Arya, kanopi juga menimpa empat sepeda motor yang terdiri dari motor NMax DK 4341 UAN, motor NMax DK 4005 FBN, motor PCX DK 4003 ACH, dan motor NMax DK 6137 GAN.
Pohon tumbang juga terjadi di Kerambitan dan Baturiti juga di Desa Pandak Gede, Kecamatan Kediri.
Kapolsek Kediri, Kompol Ni Luh Komang Sri Subakti mengatakan, pohon tumbang jenis kayu angsana (pohon perindang jalan) di Banjar Panti Desa Pandak Gede, Kediri.
Pohon membuat akses jalan jurusan Pandak gede menuju desa beraban, Banjar panti desa Pandak gede Kediri Tabanan mengalami gangguan.
Pohon tumbang berdiameter 60 cm juga terjadi di Jalan Denpasar-Gilimanuk Banjar Selemadeg Kelod, Desa Selemadeg, Kecamatan Selemadeg, Rabu malam.
Kapolsek Selemadeg, Kompol I Nyoman Sugianyar Ardika mengatakan, pohon tumbang menutup badan jalan.
Di Buleleng, pohon tumbang di Banjar Dinas Yeh Ketipat, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, menimpa pengendara mobil.
Kapolsek Sukasada Kompol Made Agus Dwi Wirawan mengatakan, pohon tumbang itu menimpa mobil Suzuki Grand Vitara berwarna putih DK 174 YU. Mobil tersebut milik Ketut Catur (36), guru di SDN 2 Wanagiri.
Kompol Wirawan menyebut, korban berkendara bersama istrinya. Mereka datang dari arah Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada.
Namun saat melintas di TKP, pohon Lenggung yang berukuran cukup besar dan tinggi yang terletak di sebelah utara jalan tiba-tiba tumbang dan menimpa mobil milik korban.
Beruntung korban serta istrinya berhasil selamat.
Namun akibat kejadian ini, mobil miliknya mengalami kerusakan yang cukup parah pada bagian atap dan kaca depan.
"Korban dan istrinya selamat, namun mereka sangat takut dan syok akibat kejadian ini. Kondisi cuaca saat ini buruk. Ada hujan dan angin kencang. Arus lalulintas di Puncak Wanagiri juga ramai," terang Kompol Wirawan.
Di Bangli, pohon tumbang menutup akses jalan hingga menyebabkan gangguan lalu lintas. Pohon tumbang juga menimpa bangunan rumah hingga tempat ibadah.
Kalak BPBD-Damkar Bangli, I Wayan Wardana mengatakan, setidaknya ada tiga kecamatan yang terdampak akibat pohon tumbang, yakni Kecamatan Bangli, Tembuku dan Kintamani.
BMKG Minta Warga Waspada
Sebelumnya Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Wilayah III Denpasar telah meminta kewaspadaan warga terkait adanya potensi terjadinya hujan ringan hingga lebat di sebagian besar wilayah Bali pada pagi hingga malam hari yang disertai kilat/petir dan angin kencang dengan kecepatan 8-54 kilometer/jam.
"Cuaca 3 hari kedepan 10-12 maret 2024 terdapat potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Bali bagian Utara, Tengah, Selatan dan Timur. Kecepatan angin berkisar 8-54 kilometer/jam, waspada juga gelombang tinggi dapat mencapai 2 meter atau lebih di Laut Bali, Selat Bali bagian Selatan, Selat Badung, Selat Lombok hingga Samudera Hindia selatan Bali," kata Kepala BBMKG Wilayah III Denpasar, Cahyo Nugroho, Minggu (10/3) lalu.
Cahyo menjelaskan, berdasarkan Osiliasi Madden-Julian (OMJ) dalam fase 4 di Samudera Hindia hal ini berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia. "Terdapat daerah pertemuan angin atau konvergensi di sekitar wilayah Bali sehingga mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif," jelasnya.
Pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap waspada dampak cuaca ekstrem seperti genangan air, banjir, tanah longsor dan pohon tumbang.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar menangani peristiwa dua pohon tumbang dalam semalam, Selasa (12/3). Kejadian pertama pohon tumbang menghalangi badan jalan di Jalan Tukad Yeh Aya IX/25, Denpasar Selatan yang disebabkan angin kencang, pukul 19.46 Wita.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar, Ida Bagus Joni Ariwibawa mengatakan, pohon tumbang tersebut hingga menimpa tembok rumah warga menyebabkan kerugian materiil sekitar Rp 3 juta.
Pusdalops BPBD Denpasar mengarahkan Tim Reaksi Cepat Regu 4 dengan Damkar Kota Denpasar mengarah ke TKP (tempat kejadian perkara) dan melakukan penanganan terhadap pohon tumbang.
Tak ada satu jam, kejadian pohon tumbang juga terjadi di Jalan Tantular, Denpasar Timur, yang menyebabkan akses jalan tertutup batang pohon, pukul 20.11 Wita. "Karena angin kencang sehingga pohon tumbang menghalangi akses jalan rumah," bebernya. (gus/rtu/ang/mer/ian)
UPDATE WNA Tertimbun Longsor di Jatiluwih Tabanan, Polisi Akan Panggil Saksi Kejadian |
![]() |
---|
UPDATE Bule Tertimbun Longsor di Tabanan : Polisi Akan Mintai Keterangan Owner Villa Yeh Baat |
![]() |
---|
Inikah yang Namanya Ajal? Kesaksian Nyoman Ayu di Tabanan, Sempat Tolak Tamu hingga Berakhir Tragis |
![]() |
---|
Kronologi 2 Bule Tewas Tertimbun Longsor di Tabanan, Jam 4 Wita Maut Menjemput Luciano & Angelina |
![]() |
---|
2 WNA Tewas Tertimbun Longsor di Jatiluwih, Luciano dan Angelina Sempat Kebingungan Cari Penginapan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.