Gadis Asal Karangasem Akhiri Hidup
Keluarga Ungkap Kejanggalan Sebelum Kepergian Ayu Miranda, Sempat Carikan Obat ke Balian
Kepergian Ayu Miranda masih menyisakan luka mendalam bagi keluarganya. Sebelum kepergiannya, orangtua korban sempat merasakan ada kejanggalan.
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Keluarga Ungkap Kejanggalan Sebelum Kepergian Ayu Miranda, Sempat Carikan Obat ke Balian
TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Kepergian Ayu Miranda masih menyisakan luka mendalam bagi keluarganya.
Meski jenazahnya telah diaben pada Minggu (17/3/2024) siang, orangtua Ayu masih tak menyangka dengan peristiwa yang menimpa anaknya.
Mereka masih mengenang anak gadisnya yang cantik, polos, baik dan pekerja keras.
Baca juga: Ayu Miranda Cium Ibu dan Adik Sebelum Akhiri Hidup, Keluarga Sempat Tak Izinkan Korban ke Denpasar
Sebelum kepergiannya, orangtua korban, terutama ayahnya sempat merasakan kejanggalan terhadap perilaku Ayu.
Beberapa saat sebelum kepergiannya, korban sempat berkumpul di rumahnya di Banjar Yeh Malet, Antiga Klod, Kecamatan Manggis, Karangasem untuk merayakan Nyepi.
Ayahnya mengaku, Komang Ayu Miranda sempat memperlihatkan perilaku janggal saat Nyepi.
Baca juga: Sempat Bertengkar Dengan Orangtuanya, Seorang Pelajar Nekat Akhiri Hidup di Karangasem
"Saat Hari Raya Nyepi, Komang Ayu Miranda pulang dan kumpul bersama keluarga. Keluarga melihat ada beberapa kejanggalan,"kata Sudana, ayah korban, Senin (18/3/2024).
Korban tiba-tiba mencium ibu dan adiknya setelah bangun tidur.
"Miranda bangun jam 12.00 Wita saat Nyepi. Lalu cium ibu dan adek yang sakit," imbuh Sudana dengan wajah bersedih.
Baca juga: Kerugian Akibat Bencana Alam di Karangasem Capai Rp 2,2 Miliar Lebih
Minta Obat ke Balian
Merasa ada yang aneh dengan perilaku Ayu, keluarga sempat meminta obat ke balian (dukun).
Saat itu balian meminta Ayu untuk jangan pergi ke Denpasar.
Diketahui Ayu memang sudah lama bekerja di Denpasar.
Baca juga: Karangasem Mulai Diguyur Hujan, Rendang Hingga Sidemen Termasuk Daerah Rawan Berpotensi Longsor
Ia hanya pulang saat liburan.
Namun saat itu Ayu tetap pergi.
Akhirnya peristiwa nahas itu terjadi.
Ayu mengakhiri hidup di kamar kosnya di Denpasar.
Ayah korban tidak mengetahui penyebab pasti anaknya nekat mengakhiri hidupnya sendiri.
Baca juga: 66 Bencana dalam Sepekan Dampak Cuaca Ekstrem, BPBD Karangasem Upayakan Bantuan Bangunan Rusak
Namun dikatakan, sebelum kejadian itu, ada konflik antara ia dan pacarnya setelah Galungan.
Saat itu sempat ada pesan dari Instagram agar tidak mendekati kekasihnya.
Mengingat pacarnya akan segera menikah dan sudah ditentukan harinya.
Baca juga: Angin Kencang, Karangasem Dikepung Pohon Tumbang
"Anak saya sempat di-DM melalui Instagram. Kemungkinan itu yang buat anak saya syok," prediksi Sudana.
Orangtuanya berdoa supaya sang anak mendapatkan tempat terbaik di alam sana.
Diduga perempuan berambut lurus tersebut memutuskan mengakhiri hidupnya setelah ada pesan melalui medsos yang mengabarkan jika pacarnya akan menikah. (*)
Berita atau artikel ini tidak bertujuan untuk menginspirasi tindakan bunuh diri. Pembaca yang merasakan tanda-tanda depresi dan memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit atau klinik yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa. Anda juga bisa simak hotline https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.