Cok Sawitri Meninggal Dunia
Keluarga dan Kerabat Iringi Prosesi Mekingsan Ring Gni Cok Sawitri, Palebon Diperkirakan Agustus
Keluarga dan Kerabat Iringi Prosesi Mekingsan Ring Gni Cok Sawitri, Palebon Diperkirakan Agustus
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Tjokorda Sawitri atau yang dikenal dengan Cok Sawitri menghembuskan nafas terakhir pada Kamis (4/4/2024).
Jenazah budayawan, sastrawan dan pemain teater Bali itu selanjutnya akan dilakukan proses mekingsan ring gni, pada Jumat (5/4/2024).
Prosesi mekingsan ring gni bertempat di Krematorium Bebalang, Bangli.
Keluarga dan kerabat hadir untuk memberi penghormatan terakhir.
Penglingsir Puri Pemayun Sidemen Karangasem, Tjokorda Sutedja Pemayun menjelaskan, alasan prosesi mekingsan ring gni bertempat di Krematorium Bebalang, karena di setra Sidemen sedang dilaksanakan upacara palebon.
"Antara upacara palebon dan mekingsan tidak bisa dilaksanakan bersamaan. Sehingga kami mengalah, dan melaksanakan prosesi mekingsan ring gni di sini," jelasnya.
Sementara upacara palebon, lanjut Tjok Sutedja, masih akan dirembuk terlebih dahulu.
Pihak keluarga juga masih menunggu kedatangan kakak Cok Sawitri dari Jerman.
"Mungkin (upacara palebon) sekitar bulan Agustus," imbuhnya.
Tjok Sutedja mengaku sangat kehilangan atas berpulangnya Cok Sawitri. Sosoknya dikenal sangat positif, sebab selalu mendukung apapun keputusan keluarga.
"Almarhum juga merupakan sosok yang sangat rendah hati, walaupun di luar namanya sangat dikenal masyarakat," ucapnya.
Baca juga: Duka Iringi Kepergian Cok Sawitri, Konsisten Lestarikan Kebudayaan Bali Sejak Kecil
Dikatakan pula, pada Purnama kemarin pihak keluarga mendapati Cok Sawitri berada di rumah sekitar lima hari.
Diakui hal ini jarang terjadi.
Sedangkan sebelum menghembuskan nafas terakhir Cok Sawitri tidak pernah menunjukkan gejala sakit ataupun diketahui memiliki riwayat sakit.
"Riwayat sakit tidak ada. Mungkin karena capek dan keluar darah dari livernya, serta lambat pertolongan. Belum sempat dibawa ke rumah sakit, beliau ditemukan sudah meninggal dunia," ucapnya.
Tjok Sutedja yang juga kakak misan Cok Sawitri melihat banyak sahabat-sahabat yang sangat mensupport Cok Sawitri.
Ia pun berharap pada sahabat-sahabat Cok Sawitri agar bisa melanjutkan cita-citanya, terutama di bidang seni dan budaya.
"Almarhum basicnya drama dan pemain teater. Namun juga bergerak di bidang lainnya, seperti menjadi penulis hingga tutor yang luar biasa," tandasnya.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.