Berita Bali
Museum Arma Ubud Gelar Library Talk, Perbincangkan Pelukis Rudolf Bonnet Selama di Bali
Direktur Museum Arma, Anak Agung Gede Yudi mengungkapkan program Library Talk ini ingin mewujudkan laboratorium kreatif bagi anak-anak muda Bali.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Namun Jean Conteau memberi catatan kedatangan perupa barat terutama Bonnet ke Bali khususnya Ubud, mereka pernah mendidik pola Barat, di mana saat itu perupa klasik Bali sedikit kaget melihat pola lukisan barat.
Yakni lebih mengenal gaya realis, klasik gaya Eropa, sedangkan di Bali gaya pewayangan masih kental.
"Ketika orang Bali pertamakali menyasikan seniman asing yang melukis, mereka menarasikan realisme namun banyak seniman lokal tidak tertarik. Orang Bali lebih menarik melukis Wayang. Namun kelebihan garis-garis itu dipahami oleh seniman Bali sehingga ada satu keunggulan tersendiri dalam memajukan gaya seni lukis Ubud dan sekitarnya, sehingga kita mewarisi karya-karya hebat seniman Ubud hingga sekarang,” ungkapnya. (*)
Kumpulan Artikel Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Pelaksanaan-Library-Talk-di-Museum-Arma-Ubud.jpg)