Pilkada
PILKADA, Risma Terkekeh Ditanya Namanya Masuk Cagub DKI
Hanya saja, ia mengingatkan bahwa kontestasi Pilkada di Jakarta menjadi sangat menarik karena wilayah ini sudah tak lagi menjadi ibu kota negara.
TRIBUN-BALI.COM - Menteri Sosial sekaligus Politikus PDIP, Tri Rismaharini, mengaku belum mengetahui soal namanya yang masuk dalam daftar calon gubernur DKI Jakarta.
Hal itu diungkapkan Risma ketika merespons pertanyaan wartawan soal delapan nama yang dipersiapkan oleh PDIP untuk didukung maju di Pilkada DKI Jakarta 2024.
“Sudah dikantongi, kantongnya siapa? Kantongnya siapa?,” canda Risma saat menjawab pertanyaan awak media, Jumat (17/5).
Saat ditanya lebih lanjut soal pembahasan terkait Pilkada bersama para petinggi PDIP, Risma menolak berkomentar.
Dia juga tak menjelaskan soal langkah politik yang akan diambilnya menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2024.
Risma hanya menegaskan bahwa dia tidak mengetahui soal namanya yang masuk daftar delapan bakal calon gubernur DKI Jakarta dari PDIP.
Baca juga: TAK Diundang Rakernas PDIP, Ini Respons Jokowi, Tak Terima Disebut Dengan Kata Menyibukkan Diri
Baca juga: HANYUT di Telabah, Anak 18 Bulan Meninggal Dunia, Menghilang Saat Hendak Dimandikan Ibu di Jembrana
“Ya aku belum tahu, wong masih di kantong. Nanti kalau sudah dikeluarkan dari kantong, nah baru,” kata Risma sambil berjalan meninggalkan lokasi.
Diberitakan sebelumnya, Ketua DPP PDIP Eriko Sotarduga mengungkapkan ada enam dari delapan nama kader partainya yang potensial diusung pada Pilkada Jakarta.
Sebanyak dua orang antaranya adalah eks Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat.
Sisanya, ada mantan Wali Kota Semarang sekaligus Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) Hendrar Prihadi, mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa.
"Sekali lagi ini masih perbincangan kami. Ada Mas Djarot, ada Pak Ahok, ada Mas Hendi, ada Bu Risma, ada Mas Andika," kata Eriko di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (16/5).
Kendati demikian, PDIP juga disebut bisa saja mencalonkan kader mudanya yaitu Aryo Seno Bagaskoro. Seno yang berada satu barisan dengan Eriko saat konferensi pers DPP PDIP hanya tersenyum ketika namanya disebut.
"Eh, jangan-jangan Mas Seno mungkin, anak muda. Jangan bilang tidak mungkin," ujar anggota DPR Fraksi PDIP ini.
Untuk dua nama lainnya, Eriko enggan menyebutkan sekarang. Sebab jika disebutkan sekarang tidak akan menjadi kejutan.
Hanya saja, ia mengingatkan bahwa kontestasi Pilkada di Jakarta menjadi sangat menarik karena wilayah ini sudah tak lagi menjadi ibu kota negara.
"Tentu bukan ibu kota, banyak keistimewaan yang tentu tidak sama lagi. Tentu pemimpin DKJ, nanti harus bisa banyak hal," kata Eriko.
| KIM Rayu Parpol Pengusung Anies Baswedan! Sahrin: Jangan Harap RK Lawan Kotak Kosong |
|
|---|
| Debat Paslon Pilkada Maksimal 3 Kali! Sumbangan Dana Kampanye Wajib Lapor KPU |
|
|---|
| PSI Kemungkinan Akan Siapkan Plt Ketum, Menerka Arti Pernyataan Kaesang Temani Istri Kuliah di AS |
|
|---|
| Mantan Kepala Daerah Ingin Maju Jadi Wakil! MK Gelar Sidang Perbaikan Permohonan Pengujian Syarat |
|
|---|
| 3 Tanggal Penentuan Ridwan Kamil, Maju di Pilkada Jakarta atau Jawa Barat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Mensos-Risma-Simulasikan-Penanganan-Bencana-Berbasis-Kearifan-Lokal-di-Bali.jpg)