Pilkada

KIM Rayu Parpol Pengusung Anies Baswedan!  Sahrin: Jangan Harap RK Lawan Kotak Kosong

Ini untuk memuluskan agenda calon yang diusung KIM, yakni Ridwan Kamil (RK) menjadi calon tunggal dan melawan kotak kosong di Jakarta.

KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA
BERI KETERANGAN - Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Hermawi Taslim (tengah) didampingi Anies Baswedan di Nasdem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, belum lama ini. Ia menyatakan tak akan membiarkan Ridwan Kamil melawan kotak kosong di Pilgub Jakarta. 

TRIBUN-BALI.COM - Partai politik (parpol) Koalisi Indonesia Maju (KIM) merayu parpol di luar koalisi untuk membentuk KIM Plus pada Pilkada Jakarta 2024.

Ini untuk memuluskan agenda calon yang diusung KIM, yakni Ridwan Kamil (RK) menjadi calon tunggal dan melawan kotak kosong di Jakarta.

Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Sahrin Hamid meyakini PDI Perjuangan, Nasdem, PKB, dan PKS tidak akan membiarkan kotak kosong terjadi pada Pilkada DKI Jakarta 2024. Sahrin menyebutkan, pihaknya tidak meragukan komitmen demokrasi dari pimpinan empat partai tersebut.

"Anggapan adanya kotak kosong, menurut kami hal tersebut sangat lah jauh. Pemimpin partai PKB, PKS, Nasdem, dan PDIP, kami yakin tidak akan membiarkan hal itu terjadi. Kami tidak meragukan komitmen terhadap demokrasi dari para pemimpin ini," ujar Sahrin, Selasa (6/8).

Baca juga: Rokok Ilegal di Jembrana Rp1,3 Miliar, Bea Cukai Denpasar Proses Hukum Pemilik 1,7 Juta Rokok

Baca juga: UNGKAP 6 Kasus dengan 11 Tersangka, Jalur Kuta Utara Incaran Para Pengedar Sabu-sabu

Sahrin mengatakan, pihak Anies dalam posisi sangat yakin dengan apa yang sudah dideklarasikan oleh PKB, Nasdem, dan PKS, di mana mereka masing-masing menyatakan dukungan kepada Anies di Jakarta.

"Oleh karenanya, kami sangat yakin dengan apa yang telah dideklarasikan oleh partai-partai tersebut, yakni mendukung Anies Baswedan untuk Pilgub DKI Jakarta. Tetaplah seperti itu. Oleh karenanya, kami menyampaikan terima kasih kepada Nasdem, PKB, dan PKS atas konsistensi sikap partai yang selaras dengan aspirasi warga Jakarta," papar Sahrin.

Skenario dominasi calon tunggal melawan kotak kosong pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jakarta 2024 diperkirakan baru bisa terjadi jika PKS, PKB dan Nasdem merapat kepada KIM.

Jika hal itu terjadi, wacana KIM Plus kemungkinan terwujud, dan sang kandidat diusung yakni Ridwan Kamil bisa dipastikan tidak akan mendapatkan perlawanan sengit pada Pilkada Jakarta.

"Kemungkinan KIM Plus melawan Kotak Kosong di Pilkada Jakarta mengemuka ketika Koalisi Perubahan yang beranggotakan Nasdem, PKB, dan PKS yang sementara ini mengusung Anies, 'tergiur' untuk berpindah haluan," kata Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro.

Kata Agung, jika ketiga partai politik itu tergiur bergabung dengan KIM maka hal itu memperlihatkan mereka lebih memilih bersikap pragmatis ketimbang mempertahankan sikap oposisi yang ditunjukkan pada masa pemilihan presiden (Pilpres) dan Pemilu 2024.

"Ketertarikan Nasdem, PKB, dan PKS ini terjadi karena nalar politik nasional yakni bergabung dengan pemerintahan Presiden-Wakil Presiden terpilih, Prabowo-Gibran menghegemoni sehingga nalar pilkada (regional) menjadi bukan prioritas," ujar Agung. (kompas.com)

Sementara itu, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep menyatakan siap maju Pilkada Jakarta 2024. Niatnya untuk maju di Pilkada Jakarta tak surut meski partai politik yang tergabung dalam KIM sudah menyepakati nama Ridwan Kamil untuk diusung sebagai cagub Jakarta. Meski PSI merupakan bagian dari KIM, namun Kaesang justru menyatakan siap bertarung dengan Ridwan Kamil.
Sementara itu, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep menyatakan siap maju Pilkada Jakarta 2024. Niatnya untuk maju di Pilkada Jakarta tak surut meski partai politik yang tergabung dalam KIM sudah menyepakati nama Ridwan Kamil untuk diusung sebagai cagub Jakarta. Meski PSI merupakan bagian dari KIM, namun Kaesang justru menyatakan siap bertarung dengan Ridwan Kamil. (Ida Bagus Putu Mahendra)


Ambisi Kaesang

Sementara itu, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep menyatakan siap maju Pilkada Jakarta 2024. Niatnya untuk maju di Pilkada Jakarta tak surut meski partai politik yang tergabung dalam KIM sudah menyepakati nama Ridwan Kamil untuk diusung sebagai cagub Jakarta. Meski PSI merupakan bagian dari KIM, namun Kaesang justru menyatakan siap bertarung dengan Ridwan Kamil.

Tak hanya siap melawan Ridwan Kamil, anak Presiden Jokowi ini juga memastikan siap menghadapi petahana Anies Baswedan yang didukung sejumlah parpol di luar KIM. “Siap melawan Pak Anies Baswedan, saya pun siap untuk melawan Pak Ridwan Kamil,” kata Kaesang di Kantor DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Senen, Jakarta, Selasa kemarin.

Ia mengatakan, keputusan untuk maju di Pilkada Jakarta itu akan semkin mantap apabila ada dorongan dari masyarakat yang muncul. “Ketika ada permintaan dari masyarakat, terkhusus (Pilkada) DKI, saya siap,” ujar Kaesang. Adapun di DPRD DKI Jakarta, PSI mengantongi delapan kursi hasil pileg 2024 lalu, sehingga masih harus berkoalisi dengan parpol lain untuk memenuhi syarat 22 kursi.

Di sisi lain, Kaesang memberikan sinyal tak akan maju di Pilkada Jawa Tengah (Jateng), meski survei menunjukkan elektabilitasnya tinggi di wilayah itu. Kaesang menekankan, DPP PSI bakal segera mengeluarkan surat rekomendasi dukungan untuk Komjen Ahmad Lutfi di Pilkada Jateng 2024. “Jawa Tengah ini rekom dari PSI akan segera kami berikan kepada Bapak Ahmad Lutfi,” imbuh dia. (kompas.com)

 

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved