Tragedi di Jembatan Bangkung
Sosok Tulang Punggung Keluarga Ini Pergi untuk Selamanya, Duka di Jembatan Bangkung Badung Bali
Lelaki yang ditemukan tewas di Jembatan Bangkung, Desa Pelaga, Kecamatan Petang bersama adiknya pada (25/5) diketahui adalah tulang punggung keluarga.
Sontak warga Desa Pelaga pun gempar melihat tragedi itu. Bahkan ssjumlah warga yang melintas di jalan Raya Tukad Bangkung juga ikut berhenti melihat kebawah jembatan.
Kejadian bunuh diri itu pun diperkirakan masih terjadi sekitar pukul 06.00 wita.
Dari informasi yang digali di Polsek Petang, ternyata memang benar ada pemuda yang diduga bersama adiknya melakukan bunuh diri dengan cara melompat dari jembatan.
Kendati demikian sampai malam tadi masih dilakukan proses evakuasi.
"Iya tadi sore diduga ada yang bunuh diri dengan terjun dari jembatan bersama adiknya. Karena jasad yang ditemukan dua orang laki-laki," ujar salah satu aparat kepolisian.
Pihaknya mengaku evakuasi juga cukup sulit dan memakan waktu. Pasalnya untuk turun ke bawah jembatan membutuhkan waktu.
"Sampai malam tadi evakuasi di bawah jembatan. Katanya si yang bunuh diri itu yatim piatu," bebernya.
Baca juga: Sentuhan Orang Tua Sangat Diperlukan Untuk Tekan Kasus Bunuh Diri
"Pihak kepolisian juga sudah konfirmasi ke Singaraja. Sementara jenasahnya akan dititip di Rumah Sakit di Pelaga," imbuhnya.
Dikonfirmasi terpisah Kasi Humas Polres Badung Ipda Putu Sukarma juga membenarkan kejadian itu. Hanya saja pihaknya tidak berani membeberkan kronologi pasti, karena masih evakuasi.
"Petugas masih di TKP, nanti kalau sudah lengkap datanya saya kirim. Namun untuk kasus bunuh diri memang benar adanya," ujarnya singkat. (*)
Jenazah Sudah Di Rumah Duka
Jenazah kakak beradik yang meninggal ulah pati di Jembatan Bangkung, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Badung, Bali, sudah dibawa pulang ke rumah duka, Minggu 25 Mei 2024 malam ini.
Suasana duka pun sangat terasa saat proses pemulangan kedua jenazah kakak beradik ini dari Puskesmas Pelaga
Diketahui, kabar menyedihkan dan mengiris hati kembali terjadi di Jembatan Bangkung, Minggu sore.
Kakak beradik yatim piatu memilih mengakhiri hidupnya di jembatan “lantang” tersebut.
Kepada tribun-bali.com, Kepala Dusun (Kadus) Rendetin, Made Artana, mengatakan jenazah kakak beradik ini sudah diambil di Puskesmas Pelaga untuk dibawa pulang ke rumah duka di Rendetin, Buleleng.
Badung
Jembatan Bangkung
meninggal dunia
Desa Pelaga
Kecamatan Petang
tulang punggung keluarga
Banjar Dinas Rendetin
Kecamatan Kubutambahan
Buleleng
Polsek Petang
mengakhiri hidup
PASCA Kakak Adik Nekat Akhiri Hidup di Tukad Bangkung, Pemkab Akan Gelar Upacara Karipuhbaya! |
![]() |
---|
Sekitar 49 Yatim Piatu Terdata Dinsos Tabanan, Dalam Pengawasan dan Masih Mendapatkan Bantuan |
![]() |
---|
Kasus Kakak Beradik di Buleleng Akhiri Hidup di Jembatan Bangkung, Ini 'Tamparan' Bagi Pemerintah |
![]() |
---|
KAKAK Sutama, Korban Ulah Pati di Jembatan Bangkung Akan Dibantu Dinsos Buleleng, Simak Beritanya! |
![]() |
---|
SEDIH, Sebelum Ulah Pati di Jembatan Bangkung, Sutama Sempat Ngutang Bensin di Warung |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.