Tragedi di Jembatan Bangkung

Sosok Tulang Punggung Keluarga Ini Pergi untuk Selamanya, Duka di Jembatan Bangkung Badung Bali

Lelaki yang ditemukan tewas di Jembatan Bangkung, Desa Pelaga, Kecamatan Petang bersama adiknya pada (25/5) diketahui adalah tulang punggung keluarga.

|
Pixabay/PublicDomainPictures
Ilustrasi Jembatan - Sosok Tulang Punggung Keluarga Ini Pergi untuk Selamanya, Duka di Jembatan Bangkung Badung Bali 

Sontak warga Desa Pelaga pun gempar melihat tragedi itu. Bahkan ssjumlah warga yang melintas di jalan Raya Tukad Bangkung juga ikut berhenti melihat kebawah jembatan.

Kejadian bunuh diri itu pun diperkirakan masih terjadi sekitar pukul 06.00 wita. 

Dari informasi yang digali di Polsek Petang, ternyata memang benar ada pemuda yang diduga bersama adiknya melakukan bunuh diri dengan cara melompat dari jembatan.

Kendati demikian sampai malam tadi masih dilakukan proses evakuasi.

"Iya tadi sore diduga ada yang bunuh diri dengan terjun dari jembatan bersama adiknya. Karena jasad yang ditemukan dua orang laki-laki," ujar salah satu aparat kepolisian.

Pihaknya mengaku evakuasi juga cukup sulit dan memakan waktu. Pasalnya untuk turun ke bawah jembatan membutuhkan waktu.

"Sampai malam tadi evakuasi di bawah jembatan. Katanya si yang bunuh diri itu yatim piatu," bebernya.

Baca juga: Sentuhan Orang Tua Sangat Diperlukan Untuk Tekan Kasus Bunuh Diri

"Pihak kepolisian juga sudah konfirmasi ke Singaraja. Sementara jenasahnya akan dititip di Rumah Sakit di Pelaga," imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah Kasi Humas Polres Badung Ipda Putu Sukarma juga membenarkan kejadian itu. Hanya saja pihaknya tidak berani membeberkan kronologi pasti, karena masih evakuasi.

"Petugas masih di TKP, nanti kalau sudah lengkap datanya saya kirim. Namun untuk kasus bunuh diri memang benar adanya," ujarnya singkat. (*)

Jenazah Sudah Di Rumah Duka

Jenazah kakak beradik yang meninggal ulah pati di Jembatan Bangkung, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Badung, Bali, sudah dibawa pulang ke rumah duka, Minggu 25 Mei 2024 malam ini.

Suasana duka pun sangat terasa saat proses pemulangan kedua jenazah kakak beradik ini dari Puskesmas Pelaga
Diketahui, kabar menyedihkan dan mengiris hati kembali terjadi di Jembatan Bangkung, Minggu sore.

Kakak beradik yatim piatu memilih mengakhiri hidupnya di jembatan “lantang” tersebut.

Kepada tribun-bali.com, Kepala Dusun (Kadus) Rendetin, Made Artana, mengatakan jenazah kakak beradik ini sudah diambil di Puskesmas Pelaga untuk dibawa pulang ke rumah duka di Rendetin, Buleleng.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved