Berita Jembrana

GENG MOTOR Meresahkan & Berbahaya, Polsek Melaya Datangi SMPN 3 Melaya Beri Edukasi Para Siswa

Ia mengatakan, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi peserta untuk bertanya dan menyampaikan curhatan. Beberapa pertanyaan juga dilontarkan siswa

ISTIMEWA
DIDATANGI POLISI - Polsek Melaya saat memberikan edukasi dalam kegiatan Jumat Curhat Menyama Braya di SMPN 3 Melaya, Jumat (7/6). 

TRIBUN-BALI.COM  - Siswa SMP Negeri 3 Melaya antusias menyambut kedatangan polisi, Jumat (7/6). Polsek Melaya memberikan edukasi tentang stop perundungan hingga larangan masuk geng motor.

"Warga sekolah baik itu siswa dan guru cukup antusias dan serius mengikuti pemberian materi dari kami," kata Kapolsek Melaya, AKP I Ketut Sukadana, Jumat (7/6).

ia menjelaskan, selain perundungan dan geng motor, sejumlah hal penting disampaikan kepada warga sekolah. Mulai tentang lalu lintas agar setiap orang menggunakan kendaraan bermotor agar menggunakan helm dan melengkapi surat surat kendaraan.

Baca juga: 71 Atlet Ikuti Cabor Kempo Popda Banten, Wujudkan Indonesia Emas 2045, Bangun Fisik & Mental Pemuda

Baca juga: 70 Lebih Mesin Permainan Modern dan Ikonik Siap Jadi Tempat Hang Out Baru di Icon Bali Mall

DIDATANGI POLISI - Polsek Melaya saat memberikan edukasi dalam kegiatan Jumat Curhat Menyama Braya di SMPN 3 Melaya, Jumat (7/6).
DIDATANGI POLISI - Polsek Melaya saat memberikan edukasi dalam kegiatan Jumat Curhat Menyama Braya di SMPN 3 Melaya, Jumat (7/6). (ISTIMEWA)

Kemudian polisi memberikan edukasi dan peringatan terhadap bahaya narkoba juga aksi trek-trekan. Sebab, hal tersebut akan bisa membahayakan diri sendiri dan juga orang lain. Kasus bullying sangat berpengaruh besar terhadap korban karena mengalami tekanan secara mental dan fisik.

"Kami bersama siswa juga sudah komitmen bersama sekolah untuk anak-anak SMP Negeri 3 Melaya tidak terlibat trek-trekan dan juga tidak akan pernah ikut kegiatan seperti itu (geng motor)," tegasnya.

Di sisi lain, kata dia, seluruh siswa juga diajak untuk bersama-sama memantau situasi dan kondisi wilayah. Jika di kemudian hari menemukan atau memperoleh informasi gangguan keamanan, agar menginformasikan segera ke nomor hape pengaduan.

Ia mengatakan, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi peserta untuk bertanya dan menyampaikan curhatan. Beberapa pertanyaan juga dilontarkan siswa seperti usia berapa boleh mengendarai kendaraan bermotor dan bagaimana cara atau syarat memperoleh surat izin mengemudi (SIM).

Polsek Melaya juga menyerahkan sarana kontak berupa alat tulis untuk siswa. "Kami harap, edukasi yang diberikan hari ini dapat menjadi pijakan dalam menciptakan situasi dan kondisi yang aman di Kecamatan Melaya," harapnya. (mpa)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved