Hujan Deras di Bali
Antisipasi Cuaca Buruk di Selat Bali, Nakhoda Wajib Terapkan SOP, Jika Tertunda Mohon Bersabar
cuaca buruk sudah mulai terjadi sejak beberapa waktu belakangan ini dan diprediksi hingga bulan depan di Bali
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Cuaca buruk di Selat Bali atau lintas Ketapang Banyuwangi dan Gilimanuk Jembrana mulai terjadi belakangan ini.
ASDP Cabang Ketapang mengingatkan agar para nakhoda kapal untuk tetap menerapkan SOP yang ada untuk mengantisipasi atau meminimalisir hal yang tak diinginkan terjadi kedepannya.
Keselamatan penumpang dan ABK menjadi prioritas utama dalam pelayanan.
Sebab diketahui masa cuaca buruk sudah mulai terjadi sejak beberapa waktu belakangan ini dan diprediksi hingga bulan depan.
Baca juga: Antisipasi Cuaca Buruk di Selat Bali, Nahkoda Kapal Diminta Terapkan SOP
General Manager PT ASDP Cabang Ketapang, Syamsudin mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan kepada nakhoda kapal untuk selalu memantau kondisi cuaca terkini sebelum dan selama pelayaran.
Nakhoda juga diwajibkan untuk mengikuti arahan dari petugas di pelabuhan dan memantau hasil koordinasi dengan instansi terkait seperti Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan instansi terkait lainnya.
"Kami telah memperketat SOP nakhoda kapal untuk memastikan keselamatan penumpang dan kru kapal ketika dalam kondisi cuaca buruk. Nakhoda kapal diwajibkan untuk selalu memantau kondisi cuaca terkini dan mengikuti arahan dari petugas di pelabuhan," ujar Syamsudin, Selasa 2 Juli 2024.
Syamsudin mengatakan, pihaknya juga telah meningkatkan berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti Basarnas untuk kesiapsiagaan tim SAR dan peralatan penyelamatan di kedua pelabuhan.
Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi jika terjadi kecelakaan laut akibat cuaca buruk.
"Kami juga meningkatkan kesiapsiagaan tim SAR dan peralatan penyelamatan di kedua pelabuhan. Karena keselamatan dan kenyamanan penumpang menjadi prioritas utama pelayanan," kata Syamsudin.
Syamsudin mengimbau kepada masyarakat yang ingin bepergian melalui jalur laut Ketapang-Gilimanuk untuk selalu memantau informasi cuaca terkini sebelum berangkat.
Jika memungkinkan, masyarakat diimbau untuk menunda keberangkatannya jika cuaca diprediksi buruk.
"Kami mengimbau kepada masyarakat yang ingin bepergian melalui jalur laut Ketapang-Gilimanuk untuk selalu memantau informasi cuaca terkini sebelum berangkat. Kami mohon kepada pengguna jasa agar bersabar. Selalu patuhi arahan dari petugas semisalnya terjadi penundaan keberangkatannya jika terjadi cuaca buruk. Ini demi faktor keselamatan penumpang seluruhnya," kata Syamsudin. (mpa)
Kumpulan Artikel Jembrana
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.