Berita Gianyar

750 Dosis Vaksinasi Gratis Untuk Memberantas Rabies Di Gianyar Bali

penyakit rabies telah mewabah di Provinsi Bali sejak tahun 2008 di mana jumlah korban terus menunjukkan peningkatan setiap tahunnya

istimewa
750 Dosis Vaksinasi Gratis Untuk Memberantas Rabies Di Gianyar Bali 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – PT Boehringer Ingelheim menggelar program vaksinasi gratis bertajuk “Stop Rabies”, yang diperuntukkan bagi hewan peliharaan serta anjing dan kucing yang berkeliaran bebas di Desa Singapadu Tengah, Gianyar, Bali, Senin 8 Juli 2024.

Inisiatif ini merupakan kerja sama antara perusahaan farmasi dan pemerintah setempat sebagai respon terhadap meningkatnya kekhawatiran masyarakat akan kenaikan kasus rabies di Bali.

Instansi pemerintah yang turut hadir dalam acara ini antara lain perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bali, Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar dan Kepala Desa Singapadu Tengah.

Head of Business Segment, Companion Animals untuk Boehringer Ingelheim Malaysia, Singapore, Indonesia, Dr. Evonne Lim, menyampaikan bahwa dalam upaya memerangi penyakit menular tersebut, Boehringer Ingelheim berkomitmen untuk membagikan 750 dosis vaksinasi pada acara ini.

Baca juga: Meredam Sebaran Kasus di 11 Desa Zona Merah, Vaksinasi Rabies Capai 54 Persen Pada 6 Bulan Pertama

Meskipun merupakan penyakit yang umum ditemui di lebih dari 150 negara, rabies adalah penyebab atas ribuan kematian setiap tahunnya.

Di Indonesia sendiri, penyakit rabies telah mewabah di Provinsi Bali sejak tahun 2008 di mana jumlah korban terus menunjukkan peningkatan setiap tahunnya.

Hal ini disebabkan tingginya jumlah anjing yang tinggal di Pulau Dewata, di mana jumlahnya mencapai sekitar 599.719 ekor pada tahun 2023.

Meskipun anjing sangat digemari para penduduk setempat karena menjadi penjaga rumah yang handal dan terkenal sebagai hewan peliharaan yang setia, namun mereka sangat rentan membawa penyakit mematikan ini.

“Kondisi yang kita lihat di Indonesia, khususnya Bali, mencerminkan bahwa kasus rabies masih menjadi ancaman bagi masyarakat lokal,” ujar Presiden Direktur PT Boehringer Ingelheim Indonesia, Rithesh Kumar Mishra.

Ia menambahkan data kami menunjukkan bahwa rabies 100 persen dapat dicegah.

Oleh karena itu, Boehringer Ingelheim percaya bahwa melalui pemberian vaksinasi yang berkualitas tinggi kepada hewan yang berisiko menularkan virus tersebut dapat menjadi awal dari masa depan yang lebih sehat bagi kita semua.

Untuk sepenuhnya menghapus penyakit rabies, vaksin dengan kualitas baik yang mampu memberikan perlindungan jangka panjang menjadi sangat penting.

“Kehadiran kami di sini adalah memastikan vaksin tersebut tersedia dan mudah diakses,” tambahnya.

Di lain sisi, memberikan edukasi pada masyarakat, meningkatkan kesadaran, dan terus memantau penyebaran infeksi rabies juga berperan penting untuk mencapai manfaat bersama.

Kami hadir untuk menciptakan akses yang lebih baik terhadap layanan kesehatan berkualitas tinggi baik bagi manusia maupun hewan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved