Berita Bali
Kodam IX/Udayana Dilibatkan Dalam Pembangunan Dapur Sehat Kemenhan RI Untuk Cegah Stunting Di Bali
pembangunan dapur sehat ini digelar secara bertahap di seluruh Indonesia melibatkan unsur TNI AD melalui Kodim-Kodim
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Panglima Kodam IX/Udayana, Mayjen TNI Bambang Trisnohadi memberi instruksi kepada seluruh Kodim jajaran untuk memaksimalkan pembangunan dapur sehat di wilayah masing-masing sebagaimana yang dicanangkan oleh Kementerian Pertahanan RI.
Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana Kolonel Inf Agung Udayana, S.E., M.M., menyampaikan bahwa program dapur sehat ini menjadi langkah konkret dari Kemenhan RI dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Program dapur sehat ini juga dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan terutama pengentasan stunting di masyarakat wilayah Kodam IX/Udayana," ungkap Kolonel Inf Agung kepada Tribun Bali, pada Minggu 14 Juli 2024.
Lanjutnya, pembangunan dapur sehat ini digelar secara bertahap di seluruh Indonesia melibatkan unsur TNI AD melalui Kodim-Kodim.
Baca juga: Cegah Stunting, Dinas Perikanan Badung Gelar Kegiatan Gemarikan di Desa Cemagi
"Agar distribusi makanan bergizi untuk anak-anak sekolah, pesantren dan balita serta ibu hamil di daerah tersebut nantinya berjalan dengan lancar," jelas Kapendam.
Salah satu wilayah di Bali yang melaksanakan pembangunan dapur sehat ini adalah Kodim 1623/Karangasem di mana TNI AD setiap harinya melibatkan 3 personel untuk mendukung pembangunan Dapur Sehat tersebut.
Sementara itu, Pangdam IX/Udayana didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah IX/Udayana Ny. Dian Bambang Trisnohadi sempat meninjau proses pembangunan Dapur Sehat di Karangasem, pada Jumat 12 Juli 2024
Pada saat meninjau pembangunan Dapur Sehat, Pangdam bersama rombongan disambut Dandim 1623/Karangasem Letkol Czi Riyan Yustian, S.E., M.Han., dan Pimpinan PT. Tantra Sukma Negara Bapak Cokorda Gede Agung Adnyana Putra Pemayun sebagai pelaksana proyek pembangunan.
Dapur Sehat tersebut dikelola oleh Kodim 1623/Karangasem di Banjar Ramie Saba, Lingkungan Desa Adat Jasri Kelod, Kecamatan Karangasem yang dibangun di atas lahan seluas 2.450 meter persegi dengan luas bangunan 400 meter persegi, dengan jarak kurang lebih 4 kilometer dari Makodim 1623/Karangasem.
Proses pengerjaannya saat ini masih dalam tahap pemasangan dinding tembok batako, pengecoran tiang, melanjutkan pembangunan pos jaga dan perataan lahan sekitar bangunan serta pemasangan pipa saluran limbah.
Program Dapur Sehat dari Kemenhan RI bertujuan untuk memberikan manfaat besar, seperti memastikan bahwa anak-anak mendapatkan makanan bergizi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang yang optimal.
Program ini juga dapat menurunkan angka stunting akibat oleh malnutrisi kronis.
Selain itu, dapat sebagai motor penggerak ekonomi lokal dan menciptakan lapangan pekerjaan, mengingat bahan-bahan makanan Dapur Sehat akan memakai produk lokal masyarakat setempat.
Lebih lanjut, Pangdam menyampaikan bahwa dapur sehat ini menjadi perhatian khusus bersama.
Karena seluruh wilayah Kodam IX/Udayana atau Bali Nusra baru Kodim 1623/Karangasem yang saat ini menjadi prioritas pertama atau pilot project.
"Saya titip kepada Dandim untuk dikawal dan diawasi proses pembangunannya yang saat ini pengerjaannya baru mencapai 35 persen, diharapkan akhir bulan Agustus 2024 sudah selesai dan bisa dioperasionalkan," jelas Pangdam. (*)
Kumpulan Artikel Bali
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.