Berita Jembrana

Warga Evakuasi Penyu Lekang Terdampar di Pantai Yeh Kuning

Tujuannya agar penyu yang sebelumnya ditemukan terdampar tersebut mendapatkan perawatan dan pengawasan intens oleh tim dokter JSI.

ISTIMEWA
EVAKUASI - Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih Perancak saat mengevakuasi penyu lekang dalam kondisi lemas dari kolam konservasi menuju ambulance untuk dikirim ke JSI di Banyuwedang, Gerokgak, Buleleng, Senin (22/7). 

TRIBUN-BALI.COM  - Seekor penyu jenis lekang terpaksa dievakuasi oleh Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih Perancak menuju Jaringan Satwa Indonesia (JSI) di Banyuwedang, Gerokgak, Buleleng, Senin (22/7).

Tujuannya agar penyu yang sebelumnya ditemukan terdampar tersebut mendapatkan perawatan dan pengawasan intens oleh tim dokter JSI.

Koordinator Kelompok Pelestari Panyu Kurma Asih Desa Perancak I Wayan Anom Astika Jaya menuturkan, penyu lekang tersebut ditemukan terdampar di pesisir Pantai Yeh Kuning, Kecamatan Jembrana, Minggu (21/7) malam.

Saat itu, penyu berjenis kelamin betina tersebut masih dalam kondisi hidup. “Ditemukan dalam kondisi hidup kemarin,” kata Anom Astika saat dikonfirmasi, Selasa (22/7).

Baca juga: Vaksinasi 41.124 Ekor HPR, Tim Medikvet Lanjut Vaksinasi Emergency, Antisipasi Rabies di Jembrana

Baca juga: Kerugian Capai Rp 5 Miliar, 3 Akomodasi Wisata di Padangbai Terbakar

EVAKUASI - Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih Perancak saat mengevakuasi penyu lekang dalam kondisi lemas dari kolam konservasi menuju ambulance untuk dikirim ke JSI di Banyuwedang, Gerokgak, Buleleng, Senin (22/7).
EVAKUASI - Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih Perancak saat mengevakuasi penyu lekang dalam kondisi lemas dari kolam konservasi menuju ambulance untuk dikirim ke JSI di Banyuwedang, Gerokgak, Buleleng, Senin (22/7). (ISTIMEWA)

Dia melanjutkan, awalnya ia meminta warga yang menemukan penyu lekang berukuran kerapas 66x68 sentimeter dengan usia sekitar 30 tahunan itu dilepas ke laut. Namun, kondisi penyu tersebut justru lemas.

Sehingga, sekitar pukul 22.30 WITA, penyu langsung dievakuasi warga untuk dibawa ke Kelompok Pelestari Panyu Kurma Asih di Desa Perancak.

Menurut pengamatannya, ada sejumlah luka pada tubuh penyu betina tersebut. Namun, luka tersebut diprediksi sudah lama.

Saat ini, penyu sudah dijemput ambulance untuk dievakuasi ke JSI agar mendapat penanganan tim dokter JSI di Buleleng.

“Karena tadi pagi masih lemas, kita evakuasi atau dikirim ke JSI di Banyuwedang, Gerokgak, Buleleng, untuk mendapatkan perawatan dan pengawasan intens oleh tim dokter dari JSI,” ungkapnya.

“Semoga penyu tersebut bisa segera sembuh dan bisa dilepasliarkan ke habitatnya lagi,” kata dia. (mpa)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved