Pilkada Bali 2024

KOSTER-GIRI Peluang Menang Tinggi Pilkada Bali, Pengamat Undiknas: PAS-Mulia Dicocok-cocokkan Saja!

Terlihat Koster dan Giri tersenyum manis berfoto dengan pose salam metal. Keberadaan foto ini disebut-sebut sebagai sinyal jika mereka akan bersatu.

ISTIMEWA/KOLASE
Muncul foto mesra antara Wayan Koster-Giri Prasta dalam acara Pendidikan Kader Pratama dan Pemahaman Politik PDI Perjuangan, beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-BALI.COM - Muncul foto mesra antara Wayan Koster-Giri Prasta dalam acara Pendidikan Kader Pratama dan Pemahaman Politik PDI Perjuangan, beberapa waktu lalu.

Terlihat Koster dan Giri tersenyum manis berfoto dengan pose salam metal. Keberadaan foto ini disebut-sebut sebagai sinyal jika mereka akan bersatu.

Lalu bagaimana peluang kemenangan jika Koster dan Giri berpasangan dalam perhelatan Pilgub Bali? Pengamat politik dari Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Denpasar, I Nyoman Subanda mengatakan saat ini semuanya masih belum pasti.

Dan semua pihak juga belum tahu apakah keduanya akan benar-benar berpasangan. “Tapi saya sempat diskusi dengan Pak Koster, ada kemungkinan seperti itu karena itu yang paling memungkinkan,” kata Nyoman Subanda saat dihubungi, Selasa (23/7).

Meskipun sebelumnya sempat menyebut akan tetap berpasangan Cok Ace, namun akhir-akhir ini Koster condong memilih Giri Prasta. Dan menurutnya, peluang untuk menang jika Koster-Giri berpasangan sangat tinggi.

“Saya pikir peluang (menang) sangat tinggi. Pertama, incumbent. Kemudian Pak Koster juga lumayan. Dia masih punya basis massa, representatif, dari incumbent tentu di birokrasi sudah dikenal,” katanya.

Sementara Giri Prasta menurutnya saat ini juga sangat populer dengan manuver bantuan sosialnya. Tak hanya menggelontorkan bantuan untuk Badung namun juga ke luar Badung. “Saya kira akhir-akhir ini (Giri Prasta) banyak direspon positif masyarakat,” katanya.

Sehingga jika berpasangan, akan menjadi kombinasi dengan peluang kemenangan sangat tinggi. Apalagi ditambah dengan partai pengusungnya adalah PDI Perjuangan yang notabene partai berkuasa di Bali.

Saat ditanya terkait ada keinginan Giri menjadi Bali satu, menurutnya hal itu akan kembali ke Giri Prasta lagi. “Masyarakat memang banyak menghendaki Pak Giri satu, tapi kalau memang berpasangan dengan Pak Koster, Pasti Pak Koster yang jadi satu, dan itu paling memungkinkan,” tambahnya.

Baca juga: Bali dan Jateng Harus Kader Partai, PDIP Ingin Pertahankan Tradisi di Kandang Banteng

Baca juga: KIAN Panas Pilkada di Buleleng, Baliho PAS-Mulia Muncul di Sejumlah Titik Singaraja, PDIP Komentar

Baliho PAS-Mulia di simpang empat ruas jalan Dewi Sartika.
Baliho PAS-Mulia di simpang empat ruas jalan Dewi Sartika. (Mer/Tribun Bali)

Dan baginya, jadi Bali dua bagi Giri Prasta merupakan fondasi untuk maju pada Pilgub selanjutnya karena masa jabatan Koster sudah dua periode jika terpilih pada Pilgub 2024 ini.

Sementara itu, terkait kemungkinan calon wakil diambil dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) juga ada kemungkinan. Namun dirinya melihat jika KIM saat ini masih getol untuk menyiapkan kader untuk maju. “Sebetulnya sekarang masih wait and see, menunggu Mega juga, apakah Mega akan berkoalisi dengan KIM, tapi sepertinya KIM juga menyiapkan kader yang berbeda,” imbuhnya.

Sedangkan terkait munculnya pasangan Putu Agus Suradnyana dengan Made Muliawan Arya atau PAS - Mulia menurutnya itu dicocok-cocokkan saja. Dan sebenarnya peluang PAS-Mulia untuk menang menurut Subanda kecil. “Bisa jadi (mereka berpasangan), peluang menangnya kecil. Dibandingkan Koster-Giri lebih kecil,” katanya.

Menurutnya masih lebih besar peluangnya jika yang maju adalah Rai Mantra ketimbang Agus Suradnyana. “Masih lebih mending dengan Rai Mantra, walaupun artinya elektabilitas, kapabilitasnya kayaknya masih lebih kecil ketimbang Koster-Giri,” katanya.

Sementara itu, Suhu Pilkada Bali 2024 dipanaskan Putu Agus Suradnyana (PAS). Mantan Bupati Buleleng ini siap maju tarung dalam pemilihan gubernur (Pilgub) pada 27 November 2024. Ketua DPC PDIP Buleleng ini pun menjadi sorotan karena tidak maju lewat partainya. Ya, PAS santer dikabarkan akan maju dengan Ketua Partai Gerindra Bali, Made Mulyawan Arya alis De Gadjah.

Sebelumnya, De Gadjah sudah ditetapkan oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM) Bali untuk maju sebagai calon wakil gubernur Bali. Baliho duet PAS-De Gadjah pun sudah bertebaran di sudut-sudut Kota Singaraja.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved