Kapal Tanker Terbakar di Bali

KRONOLOGI Kapal Tanker Terbakar di Perairan Candidasa Karangasem, 5 Tewas, Wulandari Ungkap Ini

KRONOLOGI Kapal Tanker Terbakar di Perairan Candidasa Karangasem, 5 Tewas, Wulandari Ungkap Ini

istimewa
KRONOLOGI Kapal Tanker Terbakar di Perairan Candidasa Karangasem, 5 Tewas, Wulandari Ungkap Ini 

 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Sebuah kapal tanker yang memuat BBM terbakar di dekat Pulau Tepekong di Perairan Candidasa, Desa Bugbug, Kabupaten Karangasem, Rabu (7/8/2024).

Peristiwa kebakaran itu membuat 5 ABK kapal tanker tersebut meninggal dunia.

Selain itu, ada 15 ABK lain yang mengalami luka bakar dilarikan ke rumah sakit.

Baca juga: Kapal Tanker Terbakar di Perairan Candidasa Karangasem, 5 Orang Tewas, Ledakan Berkali-kali

Diantaranya 3 orang ABK mengalami luka bakar parah dan dilarikan ke RSUP Prof Ngoerah Denpasar.

Sementara 12 orang ABK lainnya mengalami luka bakar lebih ringan dibawa ke RS Grha Bhakti Medika Klungkung.

Direktur RS Grha Bhakti Medika, dr. Agus Donny Susanto, mengatakan dari 12 orang yang datang pada pukul 09.00 Wita.

Baca juga: Wayan Koster Kantongi Rekomendasi dari DPP PDIP, Potensi Menang 70 Persen, Ada yang Lompat Pagar?

Korbannya 3 perempuan dan 9 laki-laki, dan langsung ditangani oleh dokter Instalasi Gawat Darurat (IGD), dokter spesialis bedah, dokter anastesi, dan dokter spesialis mata serta dokter spesialis THT (telinga hidung dan Tenggorokam) karena ada pasien yang mengalami luka bakar pada wajah.

"Dari pasien itu, ada 9 orang boleh rawat jalan karena luka bakarnya dibawah 3 persen. Serta ada 3 orang harus rawat inap," ungkap Agus Donny Susanto, Rabu (7/8/2024).

Seorang pasien diantaranya mengalami luka bakar grade 2 atau 10 persen.

Masing-masing 5 persen di tangan dan 5 persen di kaki. 

"Kami berilan perawatan resusitasi cairan, kami stabilkan dulu cairannya. Serta perawatan luka bakar yang dialaminya," ungkapnya.

Sementara dua pasien lainnya luka bakar tidak terlalu parah.

Namun luka bakarnya terjadi di wajah, dan harus diobservasi.

"Kami observasi kondisi pasien, jika kondisinya membaik kami perbolehkan pulang," ungkap dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved