Berita Bali
Sampah Plastik Jadi Paving Blok! Rencana Terbaru Pemkot Denpasar Atasi Masalah
Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar sedang mengupayakan berbagai cara mengatasi permasalahan sampah di kodya.
TRIBUN-BALI.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar sedang mengupayakan berbagai cara mengatasi permasalahan sampah di kodya. Terbarfu akan merealisasikan mesin pencetak sampah plastik menjadi paving blok.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Kota Denpasar, Ida Bagus Putra Wirabawa menjelaskan, mesin peleleh plastik dan pencetak paving blok ini akan direalisasikan pada APBD Perubahan Kota Denpasar tahun 2024 ini.
Tak hanya itu, kata dia, Corporate Social Responsibility (CSR) dari Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI) terkait mesin pencetak kantong plastik juga direncanakan akan diserahterimakan pada September ini.
Baca juga: KASUS Landak Jawa Bikin Keluarga Nyoman Sukena Sangat Terpukul, Niat Pelihara Malah Jadi Terdakwa!
Baca juga: Pameran UMKM HUT Kota Negara ke-129 di Pasar Umum Negara, Harap Bangkitkan Perekonomian di Jembrana
"Rencananya kami akan letakkan di Gedung TPST Tahura II sehingga mampu mengolah sampah-sampah plastik di Kota Denpasar serta mampu mengurangi volume sampah menuju TPA karena sudah ditangani dari hulu," ujar Gustra, Selasa (10/9).
Sementara Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, penanganan sampah menjadi salah satu fokus Denpasar hingga saat ini. Sebelumnya, Pemkot Denpasar ingin mewujudkan budaya pilah sampah dan pengolahan sampah berbasis sumber.
Ia ingin, ke depannya sampah-sampah menjadi lebih mudah diolah. "Jadi kami terus berinovasi, menciptakan solusi guna mengatasi permasalahan persampahan di Kota Denpasar," kata Jaya Negara.
Saat ini di Kota Denpasar telah berjalan berbagai inovasi penanganan sampah. Mulai dari komposting, bank sampah, TPS3R, mesin gibrig, biopori dan yang baru diluncurkan yakni Teba Modern.
Terbaru, kata dia, akan direalisasikan mesin pencetak sampah plastik menjadi paving blok. Selain itu juga melalui CSR akan diberikan bantuan mesin pengolah sampah plastik menjadi kantong plastik.
Ia berharap dengan cara ini akan mengurangi kiriman sampah ke TPA Suwung. "Semoga dengan inovasi ini kita bersama-sama bisa mengurangi suplai sampah ke TPA Suwung, dengan menyelesaikannya di hulu," ujar Jaya Negara. (sup)
Meniru Pola Urban Subway
Bali punya permasalahan sampah yang susah ditangani. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan bahkan membahas persoalan sampah di Bali saat lakukan Rapat Koordinasi Bali International Airshow (BIAS) 2024 di Nusa Dua, beberapa waktu lalu. Permasalahan sampah sangat memengaruhi Bali, terlebih banyak kegiatan internasional diselenggarakan di sini.
Penjabat (Pj) Gubernur Bali, Mahendra Jaya mengatakan, untuk menangani sampah di Bali, ia punya ide bekerjasama dengan mitra strategis.
“Nanti akan mirip-mirip polanya dengan ini (pembangunan Subway di Bali), kami akan bekerjasama dengan mitra strategis yang akan menunjuk perusahaan daerah bekerjasama untuk menyelesaikan persoalan sampah di Bali dengan wise energy,” katanya. (sar)
Gudang Garmen di Denpasar Ludes Terbakar, Simpen dan Yasa Alami Luka Bakar |
![]() |
---|
AKAN PECAT 2 Petugas Imigrasi Bali, Menteri Imipas: Jika Terbukti Bantu Geng Rusia Kasus Peras Culik |
![]() |
---|
Sasana Darmawan Klub Siap Dukung Penuh Petinju Muda Bali Surya Dharma Mendunia |
![]() |
---|
DIALOG Alot Berujung Baik, Istri Budiasa Alami Depresi & Mau Diajak ke RSJ Bangli |
![]() |
---|
Polda Bali Gelar Apel Operasi Patuh Agung 2025, Kapolda Beri Peringatan Pengendara Pakai HP |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.