Berita Buleleng
Satlantas Polres Buleleng Copot Kamera ETLE di Kampus Bawah, Ini Alasannya
Satlantas Polres Buleleng Copot Kamera ETLE di Kampus Bawah, Ini Alasannya
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Kamera tilang elektronik yang dikenal dengan ETLE di depan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) atau kampus bawah Undiksha, kini telah dicopot.
Dicopotnya kamera tersebut dikarenakan hanya bersifat uji coba.
Hal ini diungkapkan Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP Bachtiar Arifin. Katanya pencopotan kamera di ruas jalan A.Yani tersebut dilakukan pada Senin (16/9/2024).
Baca juga: NIAT Ingin Punya Ponsel, Tamo Nekat Bobol Toko dari Atap, Simak Penjelasan Polresta Denpasar
Pencopotan kamera itu karena bersifat percontohan atau Proof of Concept (POC) dalam penerapan sistem tilang elektronik di wilayah hukum Polres Buleleng.
"Sementara kamera ETLE yang berada di dekat simpang empat Pantai Penimbangan masih dioperasikan," ujarnya dikonfirmasi Jumat (20/9/2024).
Kendati kamera ETLE di dekat FBS telah dicopot, AKP Bachtiar menyebut pemasangan kamera ETLE di wilayah Buleleng akan kembali dilakukan.
Baca juga: Jro Evra Akhirnya Muncul ke Publik, Babak Baru Kasus Pembunuhan Sadis Akibat Perselingkuhan
Hanya saja pihaknya belum bisa memastikan di mana lokasi pemasangannya.
"Untuk lokasi pemasangannya belum bisa dipastikan apakah akan di tempat yang sama atau berbeda. Kami masih menunggu arahan Korlantas Polri," katanya.
AKP Bachtiar menambahkan, selama masa uji coba penerapan ETLE, Sat Lantas Polres Buleleng telah berhasil merekam sebanyak 350.000 pelanggaran lalu lintas. Mayoritas pelanggaran yang terekam kamera ETLE adalah pengendara yang tidak menggunakan sabuk pengaman dan tidak memakai helm.
Walau demikian, AKP Bachtiar mengaku tidak semua pelanggar langsung dikirimi surat tilang. "Ada beberapa kendaraan yang melakukan pelanggaran berulang kali, sehingga kami akan melakukan tindakan yang lebih tegas," imbuhnya.
AKP Bachtiar menambahkan, penerapan tilang elektronik ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas. Disamping juga mampu menekan angka kecelakaan. "ETLE dapat menjadi alat bukti yang kuat dalam pelanggaran lalu lintas. Dengan adanya ETLE, diharapkan masyarakat lebih tertib dalam berlalu lintas," pungkasnya. (mer)
SALING LAPOR Antara Perbekel Selat dan Ni Wayan Wisnawati di Buleleng Berakhir Damai |
![]() |
---|
Raih Medali Emas, Tiga Atlet Woodball Harumkan Nama Buleleng Bali di Kancah Internasional |
![]() |
---|
Tabrak Lari di Buleleng Bali, Deva dan Wahyu Diturunkan di Pinggir Jalan, Korban Dirawat Instensif |
![]() |
---|
Perbekel Selat dan Warganya Sepakat Damai di Bali, Cabut Laporan Dugaan Penganiayaan |
![]() |
---|
Korban Tabrak Lari di Buleleng Bali Diturunkan di Pinggir Jalan, Begini Kondisi Komang Deva & Wahyu |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.