Berita Karangasem
Bupati & Wakil Karangasem Ucapan Hari Raya Galungan-Kuningan, Ingatkan Rasa Syukur & Kebersamaan
Bupati Gede Dana juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan selama perayaan berlangsung.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Bupati Karangasem, I Gede Dana, bersama Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa mengucapkan selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Karangasem.
Dalam keterangannya, Bupati Gede Dana menjelaskan bahwa Hari Raya Galungan yang kedua di tahun 2024 jatuh pada Rabu, 25 September, bertepatan dengan Buda Kliwon, wuku Dungulan.
Sementara itu, Hari Raya Kuningan akan dirayakan 10 hari setelah Galungan, yakni pada Sabtu, 5 Oktober 2024.
“Hari Raya Galungan adalah momen sakral bagi umat Hindu, memperingati kemenangan Dharma melawan Adharma. Kami berharap masyarakat bisa memaknai perayaan ini dengan penuh rasa syukur dan kebersamaan,” ujar Bupati Gede Dana, Minggu (22/9/2024).
Baca juga: Budidaya dan Pengolahan Tanaman Obat di Desa Kapal, Ajak Mahasiswa & Warga Pahami Tanaman Obat
Baca juga: Harga Pasaran Mitsuru Maruoka, Pemain Bali United yang Bola Tendangannya Bikin Yance Sayuri Pingsan
Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa menambahkan, Galungan dan Kuningan merupakan waktu yang tepat untuk menunjukkan rasa syukur kepada Tuhan melalui persembahan dan pemasangan penjor di setiap rumah.
"Mari kita sambut Hari Raya Penampahan Galungan pada 24 September, Galungan pada 25 September, dan Umanis Galungan pada 26 September dengan hati yang suci," ucapnya.
Bupati Gede Dana juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan selama perayaan berlangsung.
“Kebersamaan dan kerukunan adalah kunci kenyamanan dalam perayaan ini,” tegasnya.
Selain itu, Bupati mengingatkan bahwa perayaan Galungan dan Kuningan tahun ini bertepatan dengan masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak.
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terhasut atau terprovokasi oleh oknum-oknum yang ingin memecah belah.
“Di saat seperti ini, masyarakat diuji dengan keteguhan dalam menjalankan agama dan dharma. Jangan biarkan suasana Pilkada mengganggu kerukunan dan kesucian perayaan Hari Raya,” tambah Bupati.
Pemerintah Kabupaten Karangasem berharap agar masyarakat dapat merayakan Galungan dan Kuningan dengan damai, menjaga keharmonisan, serta terus berpegang teguh pada ajaran agama Hindu. (mit)
Sempat Lemas, Jro Mangku Jatiasa Meninggal Saat Nunas Tirta Menuju Puncak Gunung Agung Bali |
![]() |
---|
Mutasi di Pemkab Karangasem, Ipar Bupati Tak Masuk Hitungan, Berikut Daftar Pejabat yang Dilantik |
![]() |
---|
AKSI BRUTAL Putu Agus di Antiga Karangasem, Dianiaya Hingga Babak Belur, Korban Terus Ucap Maaf |
![]() |
---|
Mutasi Besar-besaran di Pemkab Karangasem, Adik Ipar Bupati Tak Dilantik |
![]() |
---|
MUTASI Akbar Era Bupati Gus Par, 151 Pejabat Karangasem Rotasi, Adik Ipar Bupati Tak Dilantik |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.