Berita Buleleng
Penemuan Tulang Diduga Kerangka Manusia di Buleleng, Saksi: Saat Digali Terasa Lembek dan Gembur
Penemuan tulang diduga kerangka manusia telah dilaporkan ke Polsek Singaraja. Pihak kepolisian pun telah turun, kemudian membawa kerangka
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Penemuan Tulang Diduga Kerangka Manusia di Buleleng, Saksi: Saat Digali Terasa Lembek dan Gembur
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Penemuan tulang diduga kerangka manusia telah dilaporkan ke Polsek Singaraja.
Pihak kepolisian pun telah turun, kemudian membawa kerangka tersebut ke RSUD Buleleng untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Kapolsek Singaraja, Kompol Made Agus Dwi Wirawan saat dikonfirmasi mengungkapkan, tulang tersebut ditemukan di lokasi proyek renovasi dan pembangunan di SDN 3 Banjar Tegal, Kelurahan Banjar Tegal, Buleleng pada Senin (14/10/2024).
Baca juga: 1.690 Warga Buleleng Tercatat Bekerja di Luar Negeri, Simak Penjelasan Kadisnaker Berikut Ini
Hingga kemudian dilaporkan pada pihaknya sekitar pukul 14.00 wita.
Kata Kapolsek, tulang diduga kerangka manusia itu ditemukan saat seorang pekerja bangunan bernama Muhammad Taufikurahman sedang menggali pondasi cakar ayam, bersama ayahnya bernama Zainullah.
"Menurut pengakuan saksi, setelah digali beberapa meter, tanah galian tiba-tiba terasa lembek dan gembur. Ketika digali lebih dalam, keduanya menemukan tulang belulang diduga kerangka manusia," ujarnya.
Baca juga: Viral Bali: Korban Penikaman di Buleleng & Dugaan Perselingkuhan, Mahasiswi Tewas Kecelakaan
Dua pekerja bangunan itu segera melaporkan temuannya pada pelaksana proyek bernama Abio Irawan.
Hingga kemudian pelaksana proyek melaporkan peristiwa itu kepada Kepala Dinas Pendidikan Buleleng dan Polsek Kota Singaraja.
Kompol Agus Dwi mengatakan, dari hasil olah TKP pihaknya bersama tim Inafis Polres Buleleng, tulang-tulang yang kondisinya tidak utuh itu selanjutnya dibawa ke RSUD Buleleng, untuk pemeriksaan.
"Saat ini tulang masih dititip di RSUD, masih proses identifikasi pasca temuan itu. Kalau dilihat dari kondisinya sudah tua. Karena sudah lapuk sekali kondisi tulangnya," kata Kapolsek.
Baca juga: Slamet Meninggal Dunia Setelah Dirawat Sepekan, Usai Kasus Penganiayaan Sadis di Gerokgak Buleleng!
Dikatakan pula, pihaknya belum bisa memastikan apakah tulang tersebut merupakan kerangka manusia atau bukan.
Pihaknya juga belum bisa menyimpulkan apakah tulang ini berkaitan dengan kejadian masa lampau atau tidak.
"Itu belum bisa kita simpulkan. Kita masih kumpulkan data,' ucapnya.
Lanjut Kapolsek, atas kesepakatan pihaknya dengan pelaksana proyek, olah TKP akan dilanjutkan besok siang.
Mengingat beberapa bagian tulang belulang ada di bawah badan jalan yang sulit digali. (*)
Berita lainnya di Kerangka Manusia
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.