Berita Buleleng

TULANG di SDN 3 Banjar Tegal Ternyata Adalah Tulang Hewan, Ini Kata Kapolsek Kota Singaraja

Dan pada hari yang sama hasil visum et repertum dari forensik RSUD Buleleng sudah keluar. “Itu dasar sebagai bukti tertulisnya.

TRIBUN BALI/MUHAMMAD FREDEY MERCURY
Kompol Made Agus D.W. Kapolsek Kota Singaraja 

TRIBUN-BALI.COM - Hasil pemeriksaan forensik ihwal penemuan tulang di lokasi proyek pembangunan gedung kelas di SDN 3 Banjar Tegal, Kelurahan Banjar Tegal, Kabupaten Buleleng telah keluar. Pihak kepolisian memastikan jika tulang tersebut bukanlah kerangka manusia, melainkan tulang binatang. 

Hal ini diungkapkan Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Made Agus Dwi Wirawan saat dikonfirmasi Rabu (23/10). Kata dia, setelah kunjungan terakhir pada 15 Oktober 2024 lalu, pihaknya sudah melakukan penggalian tambahan pada 16 Oktober 2024.

Dan pada hari yang sama hasil visum et repertum dari forensik RSUD Buleleng sudah keluar. “Itu dasar sebagai bukti tertulisnya. Di mana sesuai visum tersebut dinyatakan tulang Binatang,” ungkapnya. 

Baca juga: Tebang Puluhan Pohon Perindang, Proyek Trotoar dan Drainase di Jalan Surapati Denpasar

Baca juga: Pohon Mangrove G20 Dibiarkan Mati, Tanaman di Kawasan Laut Tol Bali Mandara Tak Terawat 

Sesuai hasil pengujian forensik estimasi usia tulang tersebut berkisar 25 hingga 100 tahun. Sedangkan ditanya tulang jenis binatang apa, Kompol Agus Dwi belum bisa memberi jawaban. Sebab pihak forensik masih mempelajari lebih lanjut.

“Tulang itu masih dicocokkan dengan struktur tulang binatang apa,” ucapnya. Kompol Agus Dwi menambahkan, menyikapi hasil visum tersebut pihaknya menganggap proses penyelidikan sudah selesai. Sehingga pada Selasa (22/10), garis polisi yang terpasang di sekitar lokasi galian telah dilepas. 

Sebelumnya, para pekerja bangunan di SDN 3 Banjar Tegal dihebohkan dengan penemuan tulang, saat sedang menggali tanah untuk pembangunan pondasi cakar ayam pada Senin (14/10).

Salah seorang pekerja bangunan yang sempat menjadi tukang gali kubur meyakini bahwa tulang itu merupakan kerangka manusia. Alhasil temuan tersebut dilaporkan kepada Kepala Disdikpora, yang selanjutnya dilaporkan ke Polsek Singaraja untuk penanganan lebih lanjut. (mer)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved