Pilkada Bali 2024

Kolaborasi Koster-Giri dan Joss 24 Jamin Hidup dan Mati Krama Buleleng

Jika meninggal dunia, akan disediakan fasilitas antar jemput jenazah gratis, penitipan gratis dan juga ngaben massal gratis. 

|
Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Kartika Viktriani
istimewa
I Wayan Koster saat kampanye di Buleleng Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA- Paslon Gubernur Bali nomor 2 Wayan Koster dan Giri Prasta (Koster-Giri) dan Cabup Buleleng nomor 2 Nyoman Sutjidra dan Gede Supriatna ( Sutjitdra-Supriatna Joss 24) menggelar kampanye terbuka di Kacamatan Kubutambahan Buleleng, Sabtu 26 Oktober 2024.

Warga desa se Kecamatan Kubutambahan antusias menyambut kedua paslon. Seperti yang terlihat di Desa Bengkala. 

Ribuan warga mengenakan t-shirt berwarna merah bertuliskan joss 24 dan Koster-Giri memenuhi wantilan desa. 

Mereka antusias mendengar semua program-program Koster-Giri dan Joss 24. 

Beberapa program yang akan direalisasikan ketika terpilih nanti seperti menjamin hidup dan mati krama Buleleng.

Artinya, kebutuhan krama selama hidup mejadi prioritas perjuangan Koster-Giri dan Joss 24 mensejahterakan semua warga. 

Baca juga: Ini Edukasi Cerdas Koster Soal Tagline One Komando Pusat dan Daerah: Tidak Perlu Dikhawatirkan

Seperti kebutuhan layanan kesehatan, pendidikan, air bersih, infrastruktur, adat, budaya seni, agama, alam dan kearifan lokal Bali

Kemudian, saat warga sakit dan meninggal, itupun akan menjadi program prioritas Koster-Giri dan Joss 24. 

Seperti pelayanan kesehatan gratis tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten dan provinsi. 

Jika meninggal dunia, akan disediakan fasilitas antar jemput jenazah gratis, penitipan gratis dan juga ngaben massal gratis. 

"Satu diantara program Joss 24 yakni kesehatan gratis, biaya penitipan gratis,  antar jemput jenasah juga gratis. 

Program ini gratis bagi krama Bali memegang kartu KIS," kata dr Sutjidra, Cabup Buleleng nomor 2.

Selain kesehatan gratis, Koster-Giri dan Joss 24 juga berkomitmen memberikan pendidikan gratis dan pembangunan sekolah. 

Untuk siswa jenjang SD, SMP bebas biaya alias gratis dan dibantu perangkat sekolah pada tahun ajaran baru. 

Sementara untuk jenjang SMA akan disiapkan beasiswa bagi siswa tidak mampu dan yang berprestasi. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved