Berita Jembrana `
CIDUK 2 Remaja di Toilet Umum Tanpa Bawahan, Satpol PP Jembrana Bawa ke Mako & Panggil Kedua Ortu!
Sepasang laki-laki dan perempuan tersebut, diketahui sedang berduaan di sebuah toilet umum di areal lapangan depan Kantor Bupati Jembrana.
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Dua remaja belasan tahun terciduk Satpol PP Jembrana, Sabtu 26 Oktober 2024 malam.
Sepasang laki-laki dan perempuan tersebut, diketahui sedang berduaan di sebuah toilet umum di areal lapangan depan Kantor Bupati Jembrana.
Anehnya, saat ditemukan petugas, dua remaja tersebut justru tak mengenakan bawahan. Sehingga mereka diduga melakukan perilaku tak biasa atau diduga bermuatan mesum.
Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut awalnya dilaporkan oleh dua anak muda yang sedang bermalam minggu di kawasan setempat sekitar pukul 22.30 WITA.
Anak muda sedang nongkrong tersebut, melaporkan bahwa ada sepasang remaja uang mencurigakan di dalam toilet Taman Pecangakan tersebut. Sebab, mereka berasa di toilet sudah hampir dua jam lamanya.
Baca juga: Di Hadapan Empat Ribu Krama Denpasar, Koster-Giri Prioritas Tuntaskan Sampah dan Kemacetan
Baca juga: KASUS Siswa Ngadu ke AWK Soal Sidak Rambut, Netizen Sebut Generasi Menye-menye!
Menerima laporan tersebut, tiga orang anggota Satpol PP Jembrana yang bertugas lantas bergegas menuju lokasi.
Lokasinya tak jauh dari Mako Satpol PP Jembrana. Dalam rekaman video yang beredar (didokumentasikan remaja lain), petugas langsung menuju kamar mandi tersebut dan benar ada saja ada seorang laki-laki dan perempuan.
Petugas mendapati remaja laki-laki dalam posisi jongkok di atas kloset, dan remaja perempuan jongkok di belakang pintu toilet tersebut. Anehnya, kedua remaja ini justru tidak mengenakan bawahan.
Setelah dipergoki, mereka lantas diminta untuk menggunakan pakaian masing-masing dan keluar dari toilet.
Aksi tersebut juga disaksikan langsung oleh banyak remaja, dan pemuda yang sedang nongkrong di kawasan tersebut. Mengingat akhir pekan apalagi malam Minggu kawasan ini memang ramai pengunjung.
Setelah keluar, dua remaja tersebut lantas dibawa menuju Kantor Satpol PP Jembrana untuk diberikan pengarahan dan pembinaan.
Selain itu, para orang tua/wali juga dipanggil, namun hanya orang tua remaja laki-laki yang datang ke Mako.
"Mereka kemudian dibawa ke kantor dan diberikan pembinaan. Sementara orang tua dari kedua remaja juga dipanggil namun hanya orang tua remaja laki-laki yang datang ke kantor," kata Kasatpol PP Jembrana, I Made Leo Agus Jaya, Minggu 27 Oktober 2024.
Dia melanjutkan, dari pengakuan remaja tersebut, mereka hendak buang air besar. Setelah dilakukan pembinaan, para orang tua remaja tersebut juga diminta agar menjaga anak-anaknya. Upayakan mengontrol perilaku anak-anaknya jika keluar rumah hingga larut malam.
"Kita juga berikan pesan ke orang tua masing-masing agar mengontrol anaknya. Karena peran keluarga terutama orang tua sangat dibutuhkan anak-anak," tandasnya.
300 KK Segera Nikmati Air Bersih, Bantuan Pipanisasi Disalurkan ke Warga Desa Pergung Jembrana |
![]() |
---|
5 Hari Pencarian, Jenazah Wayan Mender Ditemukan 370 Meter dari Rumahnya di Jembrana |
![]() |
---|
Peternak Babi Sumringah Jelang Galungan, Harga Babi Potong Hidup Tembus Rp55 Ribu Perkilogram |
![]() |
---|
UPDATE Jembrana! Gede Maladi Wiryasana Diperkirakan Tewas 2 Hari Lalu, Ada Luka di Dahi Jenazah |
![]() |
---|
Promosi Pariwisata Gilimanuk Lewat Lomba Perahu Layar, Ratusan Masyarakat Antusias Menonton |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.