Pilkada Bali 2024

Restorasi Pura & Simantri Plus Atensi Debat Pilgub Bali 2024, PAS & Giri Prasta Bicara Lebih Banyak!

Dengan begitu, pariwisata di Bali dapat hidup berdampingan dengan sektor lain, sehingga ekonomi Bali tidak hanya bergantung pada pariwisata semata.

Tangkapan layar YouTube @KPUBali
Ilustrasi - Debat perdana Pilgub Bali 2024 antara paslon Mulia-PAS dan Koster-Giri. 

Koster juga menyoroti pentingnya mengurangi kemacetan di Denpasar dengan membangun beberapa jalan baru, termasuk Sunset Road Mahendradatta dan underpass di Tohpati, Denpasar dan underpass di Jimbaran.

Program infrastruktur yang diusung Koster-Giri juga mencakup pembangunan gedung parkir di Sanur, dilengkapi dengan jalur shuttle bus untuk mengurangi kemacetan menuju pelabuhan.

Untuk mengatasi kemacetan di sejumlah kawasan pura, seperti Pura Batur, Koster mengusulkan pembangunan gedung parkir di sekitar pura tersebut. "Kami berencana membangun gedung parkir di Pura Batur, mengingat sering terjadi kemacetan saat upacara berlangsung," ujar Koster.

Koster akan membangun jalan penghubung antara Pura Batur dan Besakih agar arus lalu lintas lebih lancar, terutama saat ada upacara besar. Ia berkomitmen melanjutkan pembangunan tol Gilimanuk-Mengwi yang saat ini sedang dalam tahap pembebasan lahan.

Simantri Plus

Calon Gubernur Bali nomor urut 1, Made Muliawan Arya alias De Gadjah mengatakan, Mulia-PAS berfokus pada pengembangan aplikasi layanan wisatawan yang terintegrasi serta membentuk tim pengendali bersama untuk meningkatkan keamanan wisatawan.

Ia juga menekankan pentingnya menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH), taman ramah anak dan lansia, serta menyelesaikan masalah lingkungan, seperti pengelolaan sampah melalui badan khusus yang akan mereka bentuk.

Pada isu lingkungan dan tata ruang, Mulia-PAS mengusulkan penanganan banjir dan peningkatan cadangan air tanah melalui pembangunan biopori, sumur resapan, dan gorong-gorong baru.

Selain itu, Mulia-PAS berencana melanjutkan program Simantri Plus, memberikan subsidi pertanian, dan mengembalikan insentif subak hingga Rp 50 juta per subak. Paslon ini juga berkomitmen memperkuat otonomi desa adat dengan mengoptimalkan tata kelola keuangan LPD.

Di bidang seni dan budaya, Mulia-PAS mengusulkan program Seniman Bali Metaksu untuk memfasilitasi pementasan budaya Bali dan mendorong kelahiran seniman-seniman muda Bali.

Di klaster infrastruktur dan ekonomi pariwisata, ia memprioritaskan pembangunan Bandara Bali Utara serta peningkatan kualitas Pelabuhan Celukan Bawang hingga standar internasional. (sup)

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved