Viral Bali
Viral Bali: Kata BMKG Soal Fenomena Hujan Es di Tabanan, Waspada Pohon Tumbang di Jl Raya Jembrana
Berikut kompilasi berita Viral Bali, fenomena hujan es di Tabanan dan waspada pohon tumbang di sepanjang jalan raya Denpasar-Gilimanuk Kabupaten Jemb
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Ady Sucipto
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Berikut kompilasi berita Viral Bali, fenomena hujan es di Tabanan dan waspada pohon tumbang di sepanjang jalan raya Denpasar-Gilimanuk Kabupaten Jembrana beberapa waktu terakhir karena cuaca buruk.
Berita Viral Bali pertama menyorot unggahan rekaman video yang tengah ramai di media sosial terkait fenomena hujan deras disertai butiran es di wilayah Kecamatan Kediri, Tabanan, Jumat (1/11/2024) siang.
Warga net pun ramai berkomentar menanggapi fenomena hujan es tersebut yang belum pernah terjadi sebelumnya di wilayah Bali, khususnya Kediri Tabanan.
Baca juga: VIRAL Fenomena Langka Hujan Butiran Es di Tabanan, Simak Penjelasan BMKG
Prakirawan Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar, Diana Hikmah, menyampaikan bahwa memang sebagian besar wilayah Bali terjadi hujan.
“Beberapa hari berlakangan ini hujan ringan hingga lebat terjadi di sebagian besar wilayah Bali,” ujar Diana kepada Tribun Bali, kemarin.
Hujan ini disebabkan oleh peralihan musim yang bersamaan dengan aktifnya gelombang Rossby ekuator di area Bali dan sekitarnya. Kondisi ini mendukung pertumbuhan awan konvektif penyebab hujan lebat dan cuaca ekstrem lainnya.
Mengenai fenomena hujan es yang terjadi di wilayah Kediri Tabanan kemarin siang, Diana menyampaikan bahwa dipengaruhi satu faktor.
“Hujan es terbentuk dari adanya aliran udara turun yang cukup kuat di dalam awan Cumulonimbus dan kemudian didukung oleh suhu permukaan yang rendah/dingin, sehingga hujan yang turun juga disertai dengan butiran es,” ungkap Diana.
Berdasarkan data radar BMKGK, hujan es di Kediri Tabanan memiliki durasi yang cukup singkat antara pukul 13.00 hingga 13.10 Wita.
“Fenomena ini jarang ditemui namun dapat terjadi pada masa peralihan musim seperti saat ini (pancaroba), dan biasanya terjadi di daerah yang memiliki suhu permukaan yang cukup dingin,” papar Diana.
Baca juga: Viral Bali: Kondisi Gede MA Siswa SMP di Karangasem Bali Terseret Air, Waspada Bencana Musim Hujan
Oleh karena kondisi cuaca yang dapat berubah secara tiba-tiba pada masa pancaroba ini, BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dpat terjadi, tidak hanya hujan es, melainkan juga fenomena lainnya seperti hujan lebat yang disertai petir/kilat, angin kencang serta puting beliung dan dampak yang menyertainya.
Sementara itu, berita Viral Bali berikutnya menyorot peristiwa pohon perindang di pinggir jalan raya yang roboh dalam tiga hari terakhir di wilayah Jembrana.
Terbaru, pohon perindang tumbang di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk wilayah Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya tepatnya di depan Pura Segara Rupek, Jumat (1/11).
Pohon berdiameter sekitar 40 sentimeter tersebut tumbang lantaran cuaca ekstrem yaitu angin kencang. Selama penanganan, arus lalu lintas sempat terganggu sehingga harus dilakukan dengan sistem buka tutup.
Peristiwa pohon tumbang tersebut terjadi sekitar pukul 11.20 WITA.
Belum diketahui pohon tersebut jenis apa, namun ukurannya memiliki tinggi sekitar 10 meter dan diameter sekitar 40 sentimeter. Pohon tersebut sempat menutup sebagian badan jalan jalur nasional di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jembrana, I Nyoman Winata menjelaskan, setelah menerima laporan tersebut tim reaksi cepat (TRC) langsung menuju lokasi untuk penanganan.
Sembari melakukan penanganan, petugas kepolisian melakukan pengaturan lalulintas karena menyebabkan gangguan lalu lintas.
“Karena akibat kejadian tersebut sempat menyebabkan akses jalan sedikit tersendat,” ungkap Winata saat dikonfirmasi.
Dia melanjutkan, penanganan pohon tumbang yang kesekian kalinya ini dilakukan sekitar hampir 30 menit.
Beruntung, peristiwa bencana alam yang kesekian kalinya ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material. “Beruntung tidak ada kerugian atau korban luka akibat kejadian tersebut. Hanya saja lalu lintas sempat terganggu,” tandasnya.
Terpisah, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kompol I Komang Muliyadi mengakui peristiwa pohon tumbang memang sempat menyebabkan gangguan lalulintas.
Baca juga: Viral Bali, Kasus Penganiayaan Dialami Perempuan di Jembrana & Anak 4 Tahun di Badung
Namun, pihaknya menerapkan sistem buka tutup atau melaju secara bergantian di dua arah saat pelaksanaan evakuasi/penanganan peristiwa.
“Kami memastikan evakuasi berlangsung cepat untuk menghindari kemacetan di sekitar jalan menuju Pura Segara Rupek,” ucapnya.
Menurutnya, peristiwa pohon tumbang di jalur nasional yang terkenal padat kendaraan ini kembali mengingatkan pentingnya kesiapan semua pihak menghadapi potensi bencana alam.
Pihaknya mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada, terutama di musim penghujan yang meningkatkan risiko pohon tumbang dan tanah longsor bahkan juga banjir.
“Kami imbau tetap waspada dan hati-hati di tengah musim yang mulai hujan ini. Hal ini untuk meminimalisir risiko yang terjadi,” kata dia. (zae/mpa)
VIRAL Pemancing Temukan Mayat Perempuan di Waturenggong Denpasar Bali, Begini Kata Keluarga Korban |
![]() |
---|
VIRAL Komplotan Wanita Spesialis Pencurian Toko di Bali, Sudah Beraksi di 5 TKP |
![]() |
---|
VIRAL Geger Dugaan Penculikan Anak Bule di Serangan Denpasar Bali, Ternyata Dibawa Ayah Kandung |
![]() |
---|
VIRAL Toni Dan Cucunya Alami Kecelakaan Tunggal Saat Melintas di Desa Penyabangan Buleleng Bali |
![]() |
---|
TIDAK Ada Koloni Rusia di Danau Buyan, Satpol PP Buleleng Sudah Cek Lokasi Usai Viral di Sosmed |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.