Penemuan Jenazah di Buleleng

GEGER! Warga Kampung Baru Temukan Jenazah Lansia di Sumur, Begini Kronologinya

Dikatakan jika korban bernama Ni Luh Sri Bakti (Lauw Swie Hong) yang tinggal di jalan Surapati No 57 Kelurahan Kampung Baru.

ISTIMEWA
OLAH TKP - Polisi melakukan olah TKP dan meminta keterangan keluarga korban setelah penemuan jenazah Luh Sri Bakti di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, Kamis (7/11). 

TRIBUN-BALI.COM - Masyarakat di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan/Kabupaten Buleleng geger dengan adanya informasi penemuan jenazah pada Kamis (7/11). Korban diketahui merupakan seorang lansia dan ditemukan telah mengambang di sumur rumah. 

Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Made Agus Dwi Wirawan saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa itu.

Dikatakan jika korban bernama Ni Luh Sri Bakti (Lauw Swie Hong) yang tinggal di jalan Surapati No 57 Kelurahan Kampung Baru.

Baca juga: Angkutan Siswa Gratis di Klungkung Belum Berkembang, Simak Alasannya!

Baca juga: Sopir Pikap Tewas di TKP! Kecelakaan Pikap dan Bus Pariwisata di Jalur Tengkorak

Seorang lansia terjatuh ke sumur di Jalan Surapati, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali, Kamis 7 November 2024.
Seorang lansia terjatuh ke sumur di Jalan Surapati, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali, Kamis 7 November 2024. (ISTIMEWA)

Kapolsek menerangkan, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh seorang pengemudi ojek bernama Ketut Ardi. Ia memang sering mengantar makanan ke rumah lansia 70 tahun itu. 

“Pada saat itu yang bersangkutan hendak mengantar makanan, namun rumah korban dalam keadaan tertutup. Yang bersangkutan sempat memanggil korban, tetapi tidak ada sahutan. Hingga akhirnya Ketut Ardi menyampaikan informasi ini pada kerabat korban bernama Nyoman Subiasa,” jelasnya. 

Mendapat informasi tersebut, Nyoman Subiasa segera mendatangi rumah Luh Sri Bakti. Ia segera membuka pintu rumah, namun tak berselang lama mencium bau busuk. 

Akhirnya ia menghubungi anggota keluarga lainnya, untuk bersama-sama mencari sumber bau tersebut. Pencarian sumber bau menyisir segala sudut rumah.

Hingga akhirnya salah satu anggota keluarga mendapati sesosok jenazah mengambang di dalam sumur yang setelah dikonfirmasi ternyata Luh Sri Bakti.

“Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke kepala lingkungan, selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kota Singaraja untuk mendapat penanganan lebih lanjut,” ucapnya. 

Polisi yang mendapat laporan itu, segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Dari hasil olah TKP, korban diperkirakan terjatuh ke sumur dengan kedalaman 10 meter, lebar 1 meter pada saat menimba air. Namun karena tidak segera mendapat pertolongan, akhirnya korban meninggal meninggal dunia.

“Sementara hasil pemeriksaan tim medis dari puskesmas Buleleng 1, pada tubuh korban tidak ditemukan lebam mayat. Sebaliknya ditemukan tanda pembusukan berupa perubahan warna pada kulit dan pembekakan pada anggota tubuh,” jelasnya.

“Jenazah di perkirakan meningal  4 hari atau lebih. Pihak keluarga juga mengatakan jika korban memiliki gangguan penglihatan katarak,” kata dia. (mer)

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved